Adakah yang Masih Terlilit Hutang?

Tips Agar Tidak Terlilit Hutang

Eit tunggu dulu, saya bukannya mau mbayari hutang Anda lho ya?
Beberapa waktu yang lalu saya juga demikian, saya terlilit utang yang menyesakkan dada. Saat itu yang saya rasakan kadang makan tidak enak, tidur tidak nyenyak, bangun tidur yang pertama diingat utang, mau ketawa aja kadang dibuat-buat, ketemu teman minder, mau pinjam uang malu dan segudang kepenatan karena dampak hutang. Saat itu rasanya tidak ada kebahagiaan yang melebihi bebasnya saya dari segala hutang.
Alhamdulillah…

Saat ini, betapa hal itu sudah saya rasakan. Hutang-hutang yang membebani dulu sudah lunas, kalaulah saya berhutang tinggal hutang dagang -dimana ini biasa ada pada semua pebisnis/pedagang.

Bagi Anda yang masih memiliki hutang, bisa mencoba beberapa cara dibawah ini agar bisa segera terbebas;

1. Cara pertama ini adalah yang paling manjur tetapi sayang justru banyak yang menyepelekan, yakni do’a. Hafalkan doa-doa penghapus hutang yang shahih, hafalkan dan panjatkanlah doa tersebut setiap saat. Yakinilah bahwa doa tersebut sebagai wasilah yang membantu melunasi hutang kita.

Bagaimana bisa kita meminta kepada manusia dengan harapan akan diberi, sementara meminta kepada Allah -Yang Maha Kaya- dengan pesimis? Yakinlah 100% bahwa Allah akan mengabulkan doa kita, yakinlah bahwa hutang kita akan dilunasi Allah.

2. Bangun di sepertiga malam, sholat dan tengadahkan tangan sambil memelas kepada Allah meminta agar dilunasi hutang-hutang kita. Jika belum juga lunas, terus lah meminta di waktu itu, dan sekali lagi yakinlah bahwa Allah akan menolong kita.

Baiklah.. Saya harus jujur bahwa dulu saya juga sempat ragu dan putus asa setelah lama berdoa kok utang saya tidak kunjung lunas? Nah, dalam keputusasaan itulah saya justru bangkit dan semakin menggiatkan usaha saya dalam berdoa dan bekerja, saat itulah saya yakin bahwa sebentar lagi Allah akan mengabulkan doa saya. Allahuakbar, ternyata benar.. Tidak lama kemudian ada saja jalan untuk melunasi hutang-hutang saya.

3. Bekerjalah lebih keras dari biasanya agar rizki Anda lebih banyak dari biasanya, dan agar sisa kelebihan rizki tersebut bisa untuk mencicil hutang kita.

Memang, biasanya orang yang sedang terlilit hutang justru kerjanya malas-malasan, karena faktor mental. Ya, sayapun pernah mengalaminya. Rubahlah mindset kita, bahwa saat itu adalah saat yang tepat untuk bekerja lebih keras, bahkan lebih keras dari biasanya.

4. Jangan berpikir menutup utang dengan utang, atau bahasa gaulnya ‘tutup lobang gali lobang’. Adalah kesalahan seorang yang menutup hutang dengan hutang, karena hutangnya akan semakin banyak. Lebih tepat adalah dengan menjual aset.

5. Milikilah komitmen untuk tidak bermudah-mudah dengan hutang Berjanjilah untuk tidak berhutang lagi -kecuali keadaan terpaksa- Hiduplah dengan apa adanya, syukurilah apa yang kita miliki saat ini, jangan menginginkan sesuatu yang lebih yang belum kita miliki dengan hasrat tinggi yang akhirnya memaksa kita berhutang demi memenuhi hasrat kita.

6. Terakhir, dan ini sangat penting.. Jika terpaksa berhutang, maka perhatikanlah 2 hal;

  • Datanglah kepada orang yang Anda yakini bisa memberi hutang kepada Anda.
  • Dan orang tersebut bisa menjaga rahasia. Jangan sampai hutang Anda tersebar kemana-mana yang akan menjatuhkan harga diri Anda. Bahasa kasarnya, jangan berhutang kepada orang yang suka “ngember”

Semoga kita semua bisa terbebas dari segala hutang, karena hutang jika tidak lunas didunia, dia akan ditagih diakherat kelak.

Oleh: Jumat Suryawan,ST (Pengurus KPMI Korwil Yogyakarta, Beliau juga seorang pengusaha komputer)

PengusahaMuslim.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial