Ketika Aku Tidak Punya Gadget

Ketika Aku Tidak Punya Gadget

Beberapa hari yang lalu sebuah halaman facebook mengunggah video pendek berisi ceramah Syaikh Prof. DR. Abdurrazzaq Alu Badr, dari KSA.

Saya coba dengarkan isinya dengan seksama. Masya Allah..ternyata berkaitan dengan musibah gadget. Beliau menjelaskan, smartphone menjadi fitnah manusia saat ini. Betapa tidak ketika orang masuk ke dalam Masjid yang seharusnya untuk berdzikir, i’tikaf dan menuntut ilmu semuanya jadi sia-sia tatkala dalam pikirannya selalu tertuju pada pada gadgetnya (Lihat videonya: Musibah Gadget)

Apakah saya menyalahkan orang yang punya gadget?

Oh tidak..sayapun baru beberapa minggu punya gadget jadul buatan Cina. Yang selama ini saya pakai untuk mengelola beberapa halaman facebook.

Sebelumnya saya akan bertanya kepada Anda, Apa sih tujuan Anda punya gadget? Buat telpon dan sms, biar keren, prestise, biar tidak dibilang kuper, untuk mendukung bisnis atau…?

Ya..tentu semua itu dikembalikan ke niat kita masih-masing. Karena saya akan mengisahkan suka-duka ketika tidak punya gadget.

Dukanya

Beberapa bulan yang lalu tatkala sebelum punya gadget kami kedatangan saudara. Ternyata kami hanya mengobrol sebentar saja diawal pertemuan, selanjutnya bisa ditebak. Dia cuma menggeser-geser gadget toch screennya sambil senyum-senyum sendiri tanpa memperdulikan saya di sampingnya. Lucunya, ketika dia saya ajak bicara.. nyambungnya agak lama, itupun saya harus mengulangi beberapa kali.. Yang bikin sedih itu ketika kita bicara panjang lebar dia hanya menjawab “iya” sambil melihat gadget.

Tenyata kejadian tidak saya alami sendiri, saya lihat teman-teman yang tidak bawa gadget diperlakukan sama oleh pengguna gadget. Sedikit banyak sih 🙂

Kemudian, diantara dukanya tidak punya gadget adalah tidak bisa mengikuti perkembangan berita dan kabar kawan di sosial media. Atau yang punya bisnis online sepertinya repot juga kalau tidak punya gadget.

Oke, itu diantara dukanya kalau tidak punya gadget. Walaupun masih banyak list yang harus ditulis tapi saya cukupkan itu dulu.

Sukanya

Beberapa bulan tidak punya gadget itu, ternyata saya merasakan banyak manfaatnya.

Pertama, saya bisa memadatkan aktifitas sosial di dunia nyata. Bercanda dengan anak-anak dan istri, jalan-jalan dan merapikan rumah. Ada loh, gara-gara gadget ini anak istri malah dicuekin suami karena suami hanya asyik dengan kawan-kawannya di dunia maya. Ini sebagai teguran juga bagi saya 🙂

Kedua, tenang tanpa dikejar-kejar suara bunyi gadget.

Benar, kadang suara gadget mengganggu aktifitas kita. Sedikit-sedikit merogoh kantong dan melihat notifikasi gadget, “Eh siapa ya yang like statusku, siapa ya yang komen di statusku..” . Padahal itu hanya masalah dunia, coba kalau pas lagi sholat 🙂 sepertinya bisa disimak video diatas itu

Ketiganya… bisa Anda renungkan sendiri bagaimana rasanya kalau tidak punya gadget 🙂

Yogyakarta, 9 Maret 2015

Abu Muhammad Azzam Mubarok

PengusahaMuslim.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial