Demi Keselamatan, Jangan Letakkan Minuman di Dekat Komputer

Demi Keselamatan, Jangan Letakkan Minuman di Dekat Komputer

Waktu dan uang adalah dua perhitungan utama yang biasanya ada di benak para pebisnis. Diupayakan agar laba maksimal bisa diperoleh dalam waktu kerja yang minimal. Untuk mencapai target tersebut, banyak aspek yang harus diperhatikan. Mulai dari perkara besar, sampai faktor yang tampak remeh.

Dengan era yang serba digital, banyak pekerjaan yang insya Allah bisa dipangkas waktunya. Bila dahulu laporan keuangan perusahaan mesti dibuat manual, sekarang semua jadi lebih mudah dengan komputer. Manfaat komputer bukan hanya untuk itu. Bila Anda mendesain label kemasan produk atau mendesain media promosinya (foto untuk iklan elektronik, pamflet, atau jenis media promosi lainnya), tentu Anda juga memerlukan komputer.

Jangan letakkan minuman di dekat komputer

Dalam lingkungan kerja Anda, ada hal “remeh” yang sepatutnya diperhatikan: jangan letakkan minuman di dekat komputer.

Ya, remeh. Tapi, bisa Anda bayangkan apa efeknya jika minuman itu tumpah membasahi komputer Anda?

Jika bentuknya desktop, mungkin Anda hanya akan perlu mengganti keyboard yang rusak karena ketumpahan minuman. Namun, jika yang Anda gunakan adalah laptop, efek paling ringan, laptop mungkin “hanya” akan mati total selama beberapa hari, dan datanya tetap aman tersimpan dalam hard-disk. Efek paling fatal, laptop Anda mungkin akan mati total selama beberapa hari, dan data-datanya hilang seiring dengan rusaknya hard-disk.

Anggaplah yang terjadi “hanya” efek paling ringan, namun mungkin saja akan timbul efek domino. Deadline yang molor, pesanan pelanggan yang terlambat dipenuhi, atau Anda akan sibuk mencari fasilitas pengganti laptop yang sedang rusak tersebut.

Makan ongkos lebih, makan waktu lebih. Pasti bikin repot. Kerugian biaya, mungkin masih bisa ditutupi dengan laba. Namun, kerugian waktu, siapa yang sanggup menggantinya?

Standar “remeh” ini sebenarnya bukan hanya perlu diterapkan di lingkungan perusahaan, namun juga di kantor-kantor (swasta maupun pemerintah), bahkan di rumah.

Solusinya, letakkan minuman di meja yang berbeda dengan meja yang Anda gunakan untuk meletakkan komputer. Jika Anda ingin minum, menjauhlah sementara dari komputer Anda. Ada baiknya juga bila wadah minuman yang Anda gunakan itu berbentuk botol atau jenis wadah lain yang bertutup rapat.

Pastikan tangan Anda bersih ketika menyentuh keyboard

Aktivitas di depan komputer acap kali identik dengan ngemil. Oleh karena itu, selain dijaga dari ketumpahan minuman, komputer Anda juga selayaknya dijaga dari serangan semut. Semut yang bersarang dalam CPU komputer bisa merusak CPU tersebut.

Ada gula, ada semut. Karenanya, bila Anda tak ingin semut datang, jangan undang mereka.  Caranya, pastikan tangan Anda bersih dari bekas makanan yang manis. Misal, Anda habis ngemil salai pisang, cuci dahulu tangan Anda lalu keringkan. Setelah itu, barulah Anda kembali menggunakan komputer. 

Juga bisa diaplikasikan pada penggunaan gadget

Dua “standar keselamatan” di atas – yaitu menjaga komputer dari tumpahan minuman dan serangan semut – juga bisa Anda aplikasikan pada penggunaan gadget. Bisa kita rasakan betapa banyak urusan yang dapat diselesaikan melalui perangkat komunikasi – seperti smartphone atau tab –  sehingga ada kemungkinan data-data penting tersimpan di dalamnya. Mungkin data percakapan bisnis dengan pelanggan, atau info-info penting yang Anda peroleh dari selancar di internet.

Akhir kata, tularkan “standar keselamatan” ini di lingkungan Anda. Mudah-mudahan bermanfaat.

Safety first. Utamakan keselamatan!

**

Penyusun: Athirah Mustadjab

PengusahaMuslim.com Didukung Oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial