Agenda KPMI Jogja: Arisan Sambil Bincang Seputar Bisnis dan Ekonomi Islam

Arisan dan Bincang Bisnis Bersama KPMI Jogja

Sudah beberapa hari langit kota Gudeg diselimuti mendung, ini pertanda musim hujan telah datang. Tapi tidak menyurutkan beberapa pengurus KPMI Yogyakarta melakukan pertemuan rutin bulanan.

Agar pertemuan lebih greget, Jumat Ahmadi salah satu pengurus KPMI Yogya mengusulkan diadakannya arisan. Gayungpun bersambut, Abu Adam selaku ketua KPMI menyetujui usulan ini. Dan kini Arisan sudah memasuki periode keempat, dan baru saja selesai digelar.

Tapi ada yang lain dari arisan kali ini, teman-teman KPMI yogya menggelar diskusi seputar bisnis dan ekonomi islam bertema “Rekrutmen Karyawan yang Loyal Agar Bisnis Sukses”. Rasa-rasanya rugi kalau Anda tidak tahu.

Inilah hasil diskusi dari teman-teman arisan KPMI Yogyakarta seputar karyawan dan bisnis:

1. Karyawan adalah aset dan perangkat vital dalam bisnis, bahkan ia menjadi ujung tombak dari bisnis yang kita jalankan.

2. Kualifikasi karyawan yang hendak kita rekrut bersifat optional:

  • Pertama, karyawan yang pintar tapi tidak loyal, sangat membantu pekerjaan kita, tetapi ketika ia sudah memiliki skill lebih, ia akan resign dan kemungkinan besar akan menjadi kompetitor baru bisnis kita dan mungkin sedikit banyak mengambil customer kita.
  • Kedua, karyawan yang kurang dari sisi pendidikan dan intelektualitas, perlu waktu cukup lama untuk mendidik dan melatih agar memiliki skill, tetapi loyal kepada kita, dan tidak terpikir olehnya untuk resign dari link bisnis kita.

3. Banyak cara agar karyawan loyal kepada kita, semisal;

  • Yang paling penting adalah pendekatan secara personal (personal approach)
  • Pendekatan keluarga (family approach), kita dekati dan buat ikatan kekeluargaan dengan keluarganya
  • Adakan kegiatan-kegiatan yang bersifat kekeluargaan dan lepas dari unsur profesional (pekerjaan) semisal; makan bersama, jalan-jalan ke gunung, pantai, atau silaturahim ke masing-masing keluarga karyawan kita. Hal ini dilakukan berkala dan rutin.
  • Beri karyawan fasilitas yang mengikat semisal; diberi kendaraan bermotor, disekolahkan, diberi kesempatan kuliah dengan fasilitas perusahaan, jaminan kesehatan, THR, dan bentuk-bentuk lain
  • Memberi mereka penghargaan ketika melewati batas tertentu yang kita terapkan, bisa batas waktu maupun batas kinerja mereka.
  • Dan banyak hal lain yang bisa dilakukan agar karyawan loyal terhadap kita.

4. Terjadi pergeseran paradigma bagaimana mengembangkan sebuah bisnis. Beberapa tahun yang lalu, para motivator gencar mempromokan bisnis dengan sistem francise atau waralaba, sehingga marak dimana-mana seminar bisnis tentang francise, dan banyak usaha difrancisekan. Tetapi ternyata banyak yang gulung tikar, akhirnya gaung francisepun hilang.

Nah, saat ini yang coba difokuskan adalah bagaimana mencetak SDM (karyawan) yang akan bisa menjalankan bisnis kita, sehingga dengannya bisnis kita bisa autopilot. Selain diperlukan karyawan yang loyal dan memiliki personal skill yang tinggi, tentu dibutuhkan juga SOP perusahaan. Oleh karenanya, dua hal diatas sangat penting bagi para pemilik perusahaan; SOP & SDM.

Insyaallah akan diadakan kegiatan KPMI Yogyakarta goes to campus/school, dan seminar permodalan dalam islam.

Bagi yang domisli Yogyakarta bisa gabung dengan kami, informasi lebih lanjut hubungi :

  1. Jumat Ahmadi Suryawan, fb.com/jumat.suryawan , HP 085292233700
  2. Ketua KPMI : Abu Adam Burhanuddin ([email protected])
  3. Sekertaris KPMI: Roni Ariyanto Widodo ([email protected])