Hukum Menjadi Dosen Ekonomi

Tempo hari ada yang bertanya tentang hukum mengajar ekonomi pada artikel “Hukum Mengajar Siswa Non Muslim” kurang lebih berikut bertanyaannya, 

“Assalamualaikum, Saya mengajar mata kuliah seperti manajemen keuangan dan sejenisnya yang didalamnya membahas mengenai perhitungan bunga. Hampir setiap bahasan mata kuliah ini mengaitkan dengan tingkat bunga. Bagaimana hukum mengajar seperti ini?”

Penanya: Bpk. Teguh Junanto 

Pertanyaan senada juga pernah dilontarkan kepada Syaikh Sulaiman bin Abdullah al Majid, anggota majelis syuro Arab Saudi.

“Saya adalah seorang mahasiswa di jurusan manajemen keuangan. Pada tahun ini aku lulus kuliah dan alhamdulillah aku diangkat sebagai asisten dosen. Yang jadi permasalahan adalah 80 persen materi dan topik yang harus kusampaikan dan kuajarkan kepada para mahasiswa itu seputar bunga bank, riba, dan pemanfaatannya baik dalam tataran personal atau perusahaan. Poin-poin bahasan di luar riba dan bank juga tidak sejalan dengan syariat Islam.

Yang jadi pertanyaan apakah mengajarkan poin-poin bahasan semacam itu kepada mahasiswa hukumnya haram?
Jika kuajarkan materi tersebut lantas kujelaskan kepada mahasiswa mengenai keharaman hal hal tersebut aku sudah bebas dari dosa?”

Jawaban:
Syaikh Sulaiman bin Abdullah al Majid, anggota majelis syuro Arab Saudi:
Mempelajari dan mengajarkan ilmu-ilmu perdagangan hukumnya BOLEH, walaupun mengandung muatan materi yang haram. Karena dengan mengetahuinya kita bisa memberikan kritikan di samping kita bisa memanfaatkan hal-hal yang bermanfaat yang ada dalam ilmu tersebut, selama tidak bertabrakan dengan syariat. Seorang muslim yang mempelajari ilmu tersebut dengan pengetahuannya bisa berperan serta untuk membuat aturan dan undang-undang yang bermanfaat bagi kaum muslimin atau mengganti peraturan perundang-undangan yang melanggar syariat dengan undang-undang yang tidak menyelisihi syariat.

Anda selaku pengajar saat mengajar memiliki kewajiban untuk menjelaskan kepada para mahasiswa hal-hal mana sajakah dari materi perkuliahan yang melanggar syariat.

Sumber: Salmajed.com

Artikel www.PengusahaMuslim.com

________________________________ #INDONESIA TANPA RIBA