Metode Akuntansi Untuk Ukm

 

Akuntansi UKM memainkan peran yang penting dalam memutuskan keberhasilan usaha. Masalah keuangan terkait dengan UKM sedikit berbeda dengan usaha skala besar. Jadi, jika Anda ingin mengelola bisnis Anda dengan cara yang baik, memahami masalah akuntansi adalah hal mutlak. Utilisasi dana yang optimal, kegiatan usaha yang benar, alokasi kredit yang tepat dan evaluasi kompetitor secara periodik serta pengambilan keputusan yang efektif diperlukan dalam pembukuan UKM yang profesional.

Ada tiga pengukuran finansial yang penting didalam detil manajemen akuntansi UKM. Mencakup laporan arus kas, laba-rugi dan neraca.

Laporan neraca menunjukkan harga sebuah usaha dan daftar hutang dan aset usaha dalam hitungan tahun. Profit yang dihasilkan atau kerugian yang diakibatkan semuanya dikalkulasikan dalam akun laba dan rugi. Laporan ini menunjukkan kinerja usaha dan mencakup laporan per empat bulan atau bulanan.

Arus kas dibuat untuk mengetahui saldo tunai di masa datang. Laporan ini memprediksi kebutuhan tunai sebuah usaha di masa datang.

Biasanya, ada dua metode yang bisa digunakan oleh akuntansi usaha kecil. Metode pertama adalah berbasis tunai yang mengidentifikasi penerimaan tunai sebagai pengeluaran dan pendapatan serta pembayaran tagihan yang dianggap sebagai pengeluaran. Metode ini kebanyakan digunakan oleh pengusaha kecil karena tidak rumit dan bisa diimplementasikan.

Metode akrual adalah metode kedua untuk memelihara pencatatan akuntansi dalam usaha kecil. Pada metode ini, pendapatan yang dimasukkan kedalam buku akun tidak mengAndalkan pengumpulan tunai sesungguhnya. Jika terjadi penjualan, produk direkam dalam “piutang dagang”, terlepas apakah sudah dibayar pelanggan atau belum. Lebih jauh lagi, ketika jumlah diterima dari pelanggan, “piutang dagang” akan berubah menjadi tunai dan terekam di pembukuan akuntansi. Hal yang serupa, jika ada pengeluaran yang terjadi dalam usaha, maka tercatat sebagai pengeluaran di buku akun, bahkan tagihan yang dibayar setelah jangka waktu yang lama. Biasanya, usaha kecil yang terkait dengan usaha manufaktur, menerapkan metode akrual ini untuk memelihara pembukuan mereka.

Ada beberapa software akuntansi yang secara khusus didesain untuk UKM beserta persyaratannya. Membuat laporan, menyimpan data dan mengkalkulasi serta mengelola hal lainnya seperti transaksi akuntansi yang dengan mudah disortir dengan bantuan software ini. Dengan menggunakan software ini akan membuat pekerjaan akuntan di UKM ini tidak hanya bisa dikelola dengan mudah tapi juga merupakan pilihan dengan biaya yang efektif.

Pengusaha UKM bisa juga mencari bantuan jasa outsourcing akuntansi untuk mendapatkan pengelolaan akuntansi yang tepat dengan harga terjangkau. Jadi pilihlah jasa akunting untuk ukm yang sesuai dengan anggaran serta kebutuhan Anda dan mengurangi beban tugas akuntansi Anda sedini mungkin.

Oleh: Alvis Brazma

Sumber: http://www.impacctusa.com.

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com