Lingkungan Kerja Dan Produktifitas Karyawan

FAKTOR-FAKTOR APA SAJA YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIFITAS KARYAWAN?

Untuk memulainya, penting untuk mengenali elemen manusia dalam keterkaitannya dengan tempat kerja. Ambil selangkah kebelakang dan sejenak pikirkan – apa yang membuat orang bekerja lebih keras? apakah gaji adalah motivasi pendorong di tempat kerja?

Banyak ahli yang memperhatikan bahwa karyawan saat di tempat kerja tidak produktif hanya karena mereka digaji lebih tinggi. Namun, tidak diinginkan juga bahwa karyawan akan menghitung-hitung nilai uang dari setiap tindakan yang mereka kerjakan. Pekerja, misalnya, tidak mencatat berapa banyak yang mereka hasilkan setiap kali mereka mengirim e-mail, menyetujui dokumen atau menyelesaikan beberapa tugas. Ini bukan sikap manusiawi.

BAGAIMANA MEMOTIVASI KARYAWAN?
Apa yang memotivasi karyawan yang baik adalah kemampuan melihat proyek yang mereka selesaikan. Saat alur proses monitoring ini untuk tugas spesifik seorang karyawan – seorang manajer proyek – juga penting bagi karyawan, sebaliknya, mengenali bahwa setiap karyawan yang terlibat dalam alur kerja harus mampu melihat hasil jadi saat terselesaikan, dan mendapatkan pemahaman pentingnya keterlibatan mereka dalam proyek secara keseluruhan.

Sebagai tambahan, lingkungan kerja yang memotivasi haruslah dimana karyawan diperlakukan dengan adil. Tidak peduli level input dari pekerja tertentu terkait dengan proses bisnis secara keseluruhan, penting bagi manajer untuk memberikan masing-masing karyawan merasa memainkan peran yang dinamis dalam bentuk yang lebih besar. Namun, menumbuhkan kesetiaan adalah elemen kunci dalam memotivasi pekerja dan meningkatkan operasional produktifitas secara keseluruhan.

KEKUATAN PUJIAN
Sebuah alat penting untuk memotivasi karyawan adalah pujian. Manajer proyek yang efektif harus belajar bagaimana mengolah metode yang ampuh untuk memotivasi karyawan. Namun, yang sering terjadi adalah manajer menggabaikan di tempat kerja, ini bisa jadi metode yang sangat berguna dalam memberikan individu pekerja perasahaan berharga terkait dengan pekerjaan yang dikerjakannya. Pujian, dalam beberapa contoh menunjukkan peningkatan produktifitas yang luar biasa.

MENETAPKAN TUJUAN
Sebagai tambahan untuk pujian, faktor penting lainnya meliputi penentuan tujuan yang terkait dengan pekerjaan yang dilakukan. Sasaran yang realistis bisa memastikan gabungan antara batas waktu dan mutu kerja, dan sehingga karyawan masih bisa merasa siap untuk proyek berikutnya setelah satu proyek terselesaikan.

PANDUAN DISIPLIN DI TEMPAT KERJA
Menciptakan panduan disiplin juga merupakan alat untuk mendorong lingkungan kerja yang produktif. Namun, motivasi tidak selalu positif. Jika pekerja tidak dihadapkan pada konsekwensi dari kinerja yang buruk, maka margin produktifitas bisa dengan mudah menurun secara drastis. Sementara yang ditakutkan banyak orang adalah kehilangan pekerjaan, salah satu ketakutan manajer adalah dia akan kehilangan bakatnya yang berharga. Alih-alih membiarkan karyawan yang pergi kembali lagi dan menunjukkan kinerja yang baik dibawah kondisi yang tepat, seorang manajer harus kreatif untuk menemukan cara lain untuk memberikan pinalti pekerja yang produktifitasnya menurun.

Secara umum, nilai konsekwensi tidak ditemukan dalam penerapan mereka, tapi pada penetapannya sehingga perilaku yang membutuhkan implementasi tersebut tidak ditimbulkan. Juga harus disebutkan bahwa manajer ingin fokus pada pekerjanya dengan dukungan positif.

LINGKUNGAN KANTOR
Sebagai tambahan tingkat komunikasi yang sehat dan motivasi personal di tempat kerja, layout fisik aktual sebuah kantor sangat penting untuk memaksimalkan produktifitas. Sementara banyak manajer dan pengusaha yang memilih untuk melengkapinya dengan kebutuhan kantor yang minim, mereka mungkin mengabaikan rintangan besar yang dihadapi dalam meningkatkan produktifitas karyawan.

Pastikan karyawan yang berkwalitas diberi tempat kerja sehingga mereka bisa mandiri. Apakah dalam bentuk kantor, cubicle, atau sebuah meja di tempat terbuka, ada tingkat kepentingan yang sangat tinggi untuk membantu karyawan merasakan mendapat “tempat” di perusahaan Anda. Namun, ditemukan bahwa lingkungan kerja produktif membutuhkan manajemen yang mampu memotivasi karyawannya secara positif, yaitu dengan memenuhi kebutuhan karyawan.

Sumber: www.hrvillage.com
Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusaha Muslim.com