Kenali Pesaing Anda..

Tidak cukup hanya TAHU pesaing Anda, Anda harus MENGALAHKANNYA !

Tidak ada yang lebih penting untuk tahu bagaimana berkompetisi di ladang Anda daripada di lingkungan bisnis saat ini. Dengan bisnis baru yang semakin langka, bisnis yang Anda temukan – harus Anda menangkan.

Salah satu kesalahan terbesar yang dibuat saat memasarkan adalah meremehkan persaingan. Kenyataannya, banyak klien yang bilang kepada kami, “Kami tidak punya pesaing”. Jika memang benar demikian, pertanyaan yang muncul, benarkah ada kebutuhan? Anda memiliki pesaing. Demikian juga orang lain. Bisa saja persaingan Anda internal daripada eksternal, tapi persaingan memang ada dalam beberapa bentuk atau wujud.

KENALI pesaing Anda

Anda harus ingat bahwa pelangganlah yang menentukan siapa pesaing Anda, bukan Anda. Jadi untuk mengenali persaingan,Anda harus:

1. Bertanya pada pelanggan Anda siapa yang mereka gunakan sebelumnya, dan siapa yang mereka pikirkan sebagai alternatif terhadap jasa atau produk Anda .

2.Tanyakan orang sales Anda siapa yang menjadi lawan saat menjual dan mereka kalahnya dengan siapa .

Kelola informasi yang Anda dapatkan dari “survei” kedalam kategori kompetitif atau 3-5 pesaing individu teratas, yang paling relevan dengan bidang kompetisi Anda.

Kemudian mulai menelaah masing-masing kategori atau pesaing kompetitif. Gunakan internet – meskipun gratis – tapi jangan lupa bertanya pada kolega, pelanggan, rekan, dan orang sales Anda untuk informasi yang lebih detail yang mungkin mereka alami dalam kompetisi Anda. Informasi yang perlu Anda ketahui (harga, mutu layanan, dsb)tidak selalu ditemukan di Internet.

Untuk setiap kategori kompetitif atau kompetitor teratas, rangkum berikut ini :

*Produk/Jasa kompetitif .
Daftar produk atau jasa yang bersaing dengan Anda. Buat catatan bagaimana posisi mereka dalam penawaran.

*Harga
Jabaran strategi harga mereka, seperti poin harga, diskon, rata-rata bill rates (jika jasa), rata-rata ukuran penjualan, dsb .

*Kekuatan kompetitif
Jabarkan kekuatan mereka – harga, mutu, lokasi, dukungan, target, dsb.

*Kelemahan kompetitif .
Jabarkan kelemahan mereka – harga, mutu, lokasi, support, target, dsb.

*Strategi kompetitif Anda .
Jabarkan bagaimana Anda akan berkompetisi dengan pesaing tertentu . Pertimbangkan ini sebagai persaingan kasar Anda. Misalnya: “Tidak seperti kompetitor X, kami menyediakan XX.” Jika Anda tidak memiliki rangkuman ranking, lihat secara internal dan lihat kebutuhan apa yang harus diubah. Apakah model operasional Anda tidak cukup efisien untuk bersaing dalam hal harga, Anda tidak memiliki sejarah memberikan level mutu yang menonjolkan yang membuat persaingan Anda cemerlang, dsb.

Sekarang.. persiapkan untuk MENAKLUKKAN persaingan Anda!

Saat Anda menentukan persaingan Anda, dan bagaimana Anda berencana untuk memposisikan diri Anda terhadap mereka, Anda siap untuk mengambil langkah. Tapi ada satu hal yang harus Anda lakukan, menang mutlak.

Setiap orang dalam organisasi Anda dan setiap tindakan yang Anda ambil dalam lingkar penjualan dan dibaliknya harus mempertimbangkan posisi kompetitif Anda. Lakukan briefing internal untuk membuat profil masing-masing kompetitor kunci dan pastikan bahwa setiap orang (dan yang kami maksud setiap orang – dari resepsionis, sampai sales, sampai CEO) memiliki salinan analisa kompetitif Anda.

Serta, tanyakan karyawan Anda untuk memasang telinga untuk competitive intelligence. Ketika mereka melakukan press releases, informasi yang disediakan konsumen, atau data kunci lainnya terkait dengan pesaing Anda saat ini atau masa datang. Dengan mengedukasi perusahaan akan memberikan persiapan yang lebih baik untuk membantu Anda memenangkan persaingan .

Dan terakhir, sarikan briefing per empat bulan pada manajemen atau staf eksekutif. Briefing ini harus mencakup update analisa kompetitif Anda; dengan daftar rekomendasi bagaimana Anda meningkatan produk/jasa perusahaan, atau posisi pasar untuk berkompetisi dengan baik. Jangan lupa langkah yang terpenting dalam membuat perubahan, tidak hanya membicarakannya.

Sumber: www.gtms-inc.com
Diterjemahkan oleh:Iin – Tim Pengusaha Muslim.com