7 Tip Menjual Di Kondisi Ekonomi Yang Sulit

Anda mendengar ini kemanapun Anda pergi: “Sales menurun karena kondisi ekonomi. Pelanggan saya tidak banyak membeli .” Ada beberapa orang diluar sana yang mengatakan ekonomi tidak masalah, apa yang ada dikepala Anda masalahnya. Jika memang benar apa yang ada di kepala Anda menjadi lebih penting daripada lingkungan luar, ekonomi masih yang mempengaruhi bisnis. Jika Anda berada dalam salah satunya, ikuti ketujuh ide ini dalam praktek dan Anda akan melihat dampak pada akan minimal, dan kenyataanya, Anda akan melihat tidak adanya perubahan atau bahkan perubahan yang positif.

Tip 1 – Jangan buat ekonomi menjadi alasan Anda

Setelah hari yang melelahkan dan telepon sales yang sulit, maka akan mudah menggunakan kondisi ekonomi sebagai alasan. Jika Anda melakukannya, orang akan mendengar dari nada suara Anda dan Anda menjual lebih sedikit. Sikap ini membuat bekerja menjadi lebih kurang. Dalam ekonomi yang terpuruk, saat salesman harus meningkatkan panggilan dan tingkat aktivitas mereka, rata-rata salesman memotong panggilan hingga 37 persen. Jawabannya? Menggunakan ekonomi yang terpuruk sebagai peringatan dan motivasi untuk bekerja lebih kerja dan cerdas, bukan sebagai alasan untuk mundur. Jika Anda mundur, bisnis akan menurun; jika Anda bekerja lebih keras dan cerdas, bisnis akan meningkat.

Tip 2 – Menjadi lebih baik dalam penjualan

Saat peluang sales and prospek lebih sedikit, Anda harus melakukan dengan baik dengan apa yangAnda punyai. Cara melakukannya dalah dengan menjadi lebih baik dalam hal penjualan. Baca buku, dengarkan kaset dan cd, lihat DVD, menjadi spon dan menyerap apapun yang Anda dapatakan. Dengan menggunakan strategi ini akan membantu banyak salesperson meningkatkan poin mereka dimana mereka menjual lebih banyak di ekonomi yang terpuruk daripada saat ekonomi yang baik. Sekarang saatnya untuk meningkatkan ketrampilan Anda; pembelajaran yang konstan dan konsisten adalah cara terbaik untuk menumbuhkan penjualan Anda.

Tip 3 – Menjaga perilaku yang baik .

Perilaku Anda adalah alat penjualan yang paling penting; Anda harus terus mempertajamnya. Sekarang bukan lagi saatnya membaca halaman depan setiap koran dan melihat setiap berita. Otak kita seperti komputer. . “sampah masuk, sampah keluar.” Apa yang seharusnya Anda lakukan adalah memasukkan ide bagus sebanyak mungkin dalam otak Anda. Ambil yang inspirasional, motivasi, positif dan gunakan untuk menjaga perilaku yang baik dan tetap fokus. Menjadi positif dan keras hati. Sebagai tambahan untuk memasukkan ide-ide baik pada otak Anda, kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang positif dan menjauh dari orang yang negatif.

Tip 4 – Bersiap untuk penolakan harga dan membangun nilai

Orang menjadi lebih fokus pada harga daripada sebelumnya. Prospek dan pelanggan akan melakukan apapun untuk mengakomodasi vendor dan hanya untuk mendapatkan harga yang terendah. Maka sangat penting bagi Anda untuk membangun nilai. Apa benefit unggulan Anda? Bagaimana Anda, perusahaan, dan produk Anda lebih baik dari pada pesaing ? Anda berada di lokal: apakah biaya jangka panjang Anda lebih rendah, bisakah Anda meresepon panggilan service dengan lebih cepat? apakah perlu menekankan pada keunggulan, membuatnya sepowerfull mungkin, dan memberikan bukti dalam model ROI, testimoni dan yang serupa. Pada akhirnya, muncul dengan respon yang tegas mengenai keberatan harga .

Tip 5 – Membangun hubungan

Hubungan dengan sales adalah alasan nomor satu yang diberikan seseorang saat berbisnis dengan perusahaan tertentu. Kita semua sudah melihat ini terjadi, Anda membuat kasus yang berlebihan untuk produk Anda melawan kompetisi, dan yang terjadi, prospek masih membeli dari kompetitor karena mereka teman main golf. Hubungan sangatlah penting, dalam banyak kasus lebih dari apapun, jadi Anda perlu fokus, tidak hanya berhubungan dengan dan menjaga nama Anda didepan konsumen dan prospek, tapi juga dalam mengambil langkah selanjutnya dan membangun hubungan yang kokoh.

Tip 6 – Kembali ke basic .

Sekarang saatnya untuk meningkatkan sentuhan personal. Perbanyak pertemuan tatap muka dengan konsumen, mengirim catatan, sekedar mampir untuk mengatakan “hello”,dan menyerahkan proposal sendiri daripda mengirimkannya via pos atau email.Tujuan Anda adalah untuk lebih dekat dengan konsumen di level yang lebih personal saat pesaing sudah kurang memperhatikan.

Tip 7 – Ingat, Anda sepenuhnya bertanggung jawab atas kesuksesan Anda .

Lima tahun dari sekarang Anda dan karir akan berada disuatu tempat, pertanyaannya: dimana? Jika Anda memutuskan sesuatu diluar Anda, seperti ekonomi, yang bertanggung jawab atas kesuksesan atau keberhasilan Anda, Anda menjauhkan kendali destiny Anda dan kesuksesan besar Anda. Cara untuk merubahnya adalah dengan mengingat kesuksesan ada ditangan Anda, Anda memilikinya, dan Anda yang mengendalikan. Dengan memberikan sasaran yang kuat dan alasan yang cukup kuat mengapa Anda harus berada disana, Anda akan tiba dimana Anda putuskan untuk berada, terlepas dari masalah ekonomi, atau masalah lainnya. Ingatkan diri Anda bahwa Anda 100 persen bertanggung jawab atas kesuksesan Anda, menjaga kesuskesan di bawah kendali dan jangkauan Anda.

Jika Anda melakukan tips diatas, Anda akan melihat peningkatan dalam bisnis, mungkin yang signifikan. Banyak yang menemukan dari hasil tips diatas adalah mereka melakukan lebih banyak bisnis daripada ketika ekonomi baik. Apa yang bisa Anda kerjakan, adalah apa yang ada di pikran Anda dan melakukannya? Langit adalah batasannya, bersikap positif, kerja keras, kerja cerdas, dan bermimpi besar !

Oleh: John Chapin
Sumber: www.phoneplusmag.com
Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusaha Muslim.com