Membangun Loyalitas Karyawan

Membangun Loyalitas Karyawan

Oleh : A.Setiawan, B G

Loyalitas sangat berhubungan erat dengan kenyamanan sang karyawan kepada organisasi tempat mereka bekerja. Oleh karenanya mungkin baik untuk kita renungkan bersama:

1. Seberapa besar kepedulian kita kepada karyawan?

Ketika bersama dengan para karyawan di [email protected], saya senantiasa memperbesar rasa empati kepada para karyawan. Tentu sebagai manusia mereka menginginkan adanya penghargaan terhadap pekerjaan mereka. Penghargaan ini tidak semata berkait dengan finansial, seperti gaji yang layak dan sesuai dengan pekerjaan mereka/standar yang ada.

Namun juga penghargaan disini meliputi seberapa besar perhatian kita kepada para karyawan kita. Seberapa banyak kita mengucapkan “terima kasih” ketika karyawan kita membantu membuatkan teh kepada kita. Seberapa sering kita menanyakan kabar mereka pada pagi hari. Sederhana. Simple. Namun seringkali terabaikan.

2. Sudahkah ada keteladanan pada diri kita selaku para pengusaha

Atasan yang baik senantiasa memberikan teladan kepada para karyawannya sebelum memberikan tindakan/perintah kepada mereka. Jangan heran karyawan kita bekerjanya malas, kalau kita sendiri tidak pernah menunjukkan sikap rajin dihadapan mereka. Jikalau atasan tidak bisa menjadi panutan yang baik. lantas siapa yang akan menjadi panutan untuk para karyawan kita?

3. Sudahkah kita bersilaturahim dengan para karyawan?

Silaturahim selain untuk memperbesar rasa ukhuwah kita. Seringkali menjadi sumber rezeki kita. Tidakkah dengan kita silaturahim membuat para karyawan merasa bangga kepada kita? Tidakkah dengan kita silaturahim kita menjadi semakin dekat kepada kita? Tidak sedikit kejadian dimana link bisnis menjadi besar ketika kita silaturahim dengan karyawan kita dimana ternyata karyawan kita memiliki relasi yang lebih luas daripada kita.

4. Adakah Kebersamaan di dalamnya

Apa yang pernah dilakukan oleh kita dengan para karyawan yang membuat hati kita menyatu. Sehingga kita merasa kompak dan satu. Tidak selalu makan-makan saja yang membuat satu. Terkadang olahraga bisa menjadi alasan pemersatu juga. Ketika rasa bersatu dan rasa memiliki hadir.

5. Berbagi Ilmu

Apa yang bisa kita bagikan untuk para karyawan kita?

Pernahkah kita berbagi ilmu dan pengetahuan kepada karyawan kita?

Pernahkah kita memberikan training-training kepada karyawan kita?

Pernahkah kita menginginkan pengetahuan para karyawan kita senantiasa menjadi lebih baik dari hari ke hari? atau jangan-jangan kita masih terpenjara oleh ketakutan karena para karyawan akan lari ketika mereka menguasai banyak ilmu?

Bukankah ilmu itu yang akan mendukung perusahaan menjadi lebih baik?

Bukankah para karyawan senantiasa membutuhkan tempat untuk mengaaplikasikan ilmu yang telah mereka miliki?

Tentu kita sebagai pengusaha muslim yang bijak, pasti senantiasa menjunjung tinggi proses pembelajaran para karyawan kita, kan?

6. Sentuhan Spiritual

Seberapa sering kita melakukan shalat berjamaah dengan karyawan kita. Atau seberapa konsennya kita untuk mengajak karyawan kita dekat kepada Rabb-nya. Sudahkah kita mengajak para karyawan kita untuk menzakatkan penghasilan mereka. Ingat saudaraku, loyalitas para karyawan kita sangat dipengaruhi oleh hati nurani mereka. Dan yang memiliki kuasa akan hidayah serta taufik kepada hati nurani mereka adalah Sang Pencipta. Tentu ketika kita mengajak para karyawan kita untuk mengingat kembali kepada Yang Esa, tidakkah IA juga akan membantu kita dengan loyalitas para karyawan kita?

7.Kenalilah arah motivasi karyawan kita

Sudahkah kita mengenal apa yang membuat para karyawan kita termotivasi?

Seperti yang telah kita fahami bersama bahwa tiap karyawan kita memiliki tipe dan karakteristik yang berbeda. Tidak semua karyawan bisa termotivasi dengan ANCAMAN, tidak semua karyawan bisa termotivasi dengan BONUS tentu kita tidak bisa menyamakan mereka begitu saja secara keseluruhan.

Sebagai closing tulisan saya. pastinya ketika ke tujuh point yang tertulis di atas telah terpenuhi tentu akan mendukung terpenuhinya pula rasa nyaman para karyawan di perusahaan kita. Serta ketika para karyawan telah mencapai zona aman dan nyaman, tentu para karyawan kita akan berfikir dua kali untuk tidak loyal.

Semoga manfaatnya tulisan tersebut dapat menjadi hikmah untuk kita semua

Salamun alaykum

Keep to Face The life

A.Setiawan,B G

International Certified Master NLP Pract

Mindset Programmer

MDQuantum(dot) com :: Mind Design for Quantum Change

http://www.iwan- ketan.co. cc | 021- 91766445 | 0838 8258 612

————————-

Tulisan ini diambil dari diskusi di milis pengusahamuslim.com dan diposting disini atas izin penulisnya. Untuk bergabung dimilis diskusi pengusaha muslim ini, kirim email kosong ke [email protected]