Fakta-fakta Seputar Bekerja Dari Rumah

Artikel ini akan membahas pemikiran yang secara umum diyakini oleh orang terkait dengan bekerja dari rumah dan menganalisa fakta-fakta terhadap keyakinan tersebut.
1. “Anda harus memiliki pengalaman menjual untuk membangun bisnis internet yang berhasil”.

Fakta dari masalah tersebut adalah konsep bekerja dari rumah memberikan peluang yang berbeda untuk masing-masing bidang. Meskipun sebelumnya memiliki pengalaman menjual dan mampu menggunakan teknik menjual yang berbeda, maka akan sangat membantu membangun bisnis online Anda, bukan kriteria yang menjamin keberhasilan bisnis online anda. Banyak pekerjaan online yang dapat dilakukan dan dikelola dari rumah tanpa melibatkan aspek penjualan seperti: website development, konsultasi, data entry & penulisa freelance.

2. “Anda tidak dapat bekerja di rumah jika dikelilingi anak-anak “.

Tidak diragukan lagi jika area bekerja dikelilingi oleh anak-anak maka akan menganggu, terlebih jika anak Anda aktif bergerak dan menimbulkan kegaduhan serta sangat tergantung. Tapi membuat diri Anda yakin tidak dapat bekerja tanpa kehadiran mereka juga tidak dapat diterima.

Ada beberapa tip yang dapat membantu anda mengatasi masalah ini :

A. Buatlah kantor Anda di tempat yang tenang untuk menghindari gangguan dan kebisingan. Pada saat yang bersamaan, pastikan Anda bisa memantau kegiatan anak .

B. Membuat jadwal untuk menjaga keseimbangan kehidupan kerja yang sehat. Dengan cara ini, Anda akan dapat menyelaraskan dengan kebutuhan keluarga serta memenuhi keinginan konsumen .

C. Meminta pertolongan pasangan/orang lain jika diperlukan.

3. “Seseorang yang bekerja dari rumah akan menjadi jutawan dalam sekejap”.

Bekerja dari rumah sama dengan bisnis lainnya ; karena memerlukan banyak waktu dan tenaga untuk mendapatkan hasil yang memadai. Karena itu, akan lebih bijak jika mengabaikan pernyataan-pernyataan yang menjanjikan anda akan cepat kaya karena dalam kenyataannya hal tersebut keliru .

4. “Bekerja dari rumah adalah sia-sia & internet tidak dapat menghasilkan pemasukan”.

Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan yang dihasilkan seseorang yang bekerja dari rumah mencapai $63000 per tahun yang memang menunjukkan ada pendapatan disana dan yang harus Anda lakukan adalah mencari peluang yang bagus dan mencari tahu apa yang membuat orang tertarik dengan bisnis Anda sehingga Anda mulai mendapatkan penghasilan.

Ingatlah selalu bahwa hal terpenting dalam memutuskan usaha rumahan adalah memilih sesuatu yang Anda sukai sehingga Anda menikmatinya hingga mencapai keberhasilan di masa mendatang.

5. “Peluang bekerja dari rumah tidaklah nyata “.

Pertama, kita harus mendefinisikan arti dari “Bekerja”…
Bekerja adalah semua aktivitas komersial atau industrial , terlepas dari apakah dalam bentuk toko atau pabrik, atau bahkan usaha rumahan dsb… dengan kata lain, istilah “Kerja” tidak dapat ditentukan berdasarkan dari jumlah uang yang dihasilkan pengusaha atau tempat dimana usaha dijalankan .

6. “Bekerja dari rumah tidak memerlukan investasi “.

Hal ini ada benarnya, karena beberapa jenis usaha rumahan dapat dimulai tanpa investasi uang, seperti menggunakan komputer atau telepon Anda di awal usaha, namun ini juga akan memerlukan uang dalam jumlah besar serta investasi waktu. Misalnya, membayar tagihan, upgrade sistem ke versi terbaru dsb …

7. “Jika Anda dirumah, Anda tidak bekerja “.

Dapat saya pastikan mereka yang mengelola usaha dari rumah akan merasakan dampak dari pernyataan ini.
Seseorang yang bekerja dari rumah akan menyatakan hal ini tidak benar. Dalam waktu yang bersamaan, hal ini tidak berarti orang-orang tersebut memiliki kendali terhadap situasi yang tidak diharapkan. Dengan kata lain, kunjungan mendadak atau telepon dari keluarga, atau teman, misalnya.

Jika Anda merasa hal tersebut mengganggu pekerjaan, Anda harus mengatur ulang semuanya dan menentukan jam kerja, kemudian beritahukan pada semua orang. Juga gunakan nomor telepon yang berbeda untuk bisnis Anda dan pastikan hanya digunakan untuk kontak bisnis. Jika Anda menerima telepon pribadi saat jam kerja; minta maaf dan katakan Anda akan menelponnya kemudian.

Kesimpulannya, Anda harus memahami waktu adalah uang dan bertindak dengan tepat. Saat Anda mulai berpikir dan bertindak demikian, sisanya akan menyesuaikan.

Oleh: Mona Abdulla Z. A.
Sumber: http://www.articledashboard.com
Diterjemahkan oleh: Iin- Tim Pengusaha Muslim.com