Siapkah Anda Bekerja Mandiri?

Jika anda berminat memulai usaha atau mengambil alih sebuah usaha, anda menghadapi pekerjaan dengan level resiko dan sensasi yang tinggi, yang tidak anda temui di dunia “karyawan”.

Jika kemandirian secara finansial adalah hal yang menarik bagi anda untuk bekerja mandiri – tanpa boss, penghasilan yang tidak terbatas, dan kemampuan untuk mengasah ketrampilan anda – maka tidak ada keraguan bagi anda untuk memilih beberapa opsi usaha sebelum meninggalkan pekerjaan anda.

Namun, iming-iming kebebasan finansial harus diimbangi dengan perhitungan biaya, waktu, dan upaya yang cermat agar anda sepenuhnya siap mandiri.

Disamping itu, anda juga harus siap untuk tidak menerima penghasilan tetap selama beberapa bulan – bahkan mungkin tahunan.

Memulai usaha mandiri, disamping tetap bekerja adalah metode yang bijak untuk keamanan finansial.

Opsi lain adalah memiliki tabungan sehingga anda bebas mengejar impian. Namun, tabungan juga harus mencukupi untuk biaya pengembangan bisnis serta memenuhi kebutuhan material anda

Apakah anda juga memahami waktu yang diperlukan untuk memulai usaha? Di beberapa hal ini hampir tidak penting karena ada akan terdorong untuk mengabiskan waktu berjam-jam mengejar impian anda. Jika anda mempunyai tanggung-jawab lain; keluarga pekerjaan, sosial dsb, maka anda harus mempertimbangkan apakah anda DAPAT memberikan waktu yang diperlukan bisnis anda

Setelah berdiskusi tentang dana dan waktu, anda harus memahami adanya upaya besar yang diperlukan SEBELUM sebuah usaha menghasilkan keuntungan.

Jika anda berada di titik dimana anda bekerja paling keras dan melakukan banyak hal untuk bisnis anda, namun belum memberikan hasil yang bagus, anda mungkin merasa tertekan. Ini adalaha hambatan yang sering dihadapi para pengusaha, dianggap sebagi jalan buntu, tidak ada harapan untuk kerja keras mereka. Hasrat terhadap pekerjaan dan keinginan yang kuat untuk bekerja mandiri akan menghalau hambatan dan memantapkan langkah anda menuju keberhasilan.

Oleh: Michele Meyer

Sumber: http://www.leadershiparticles.net

Diterjemahkan oleh: Iin (tim pengusahamuslim.com)