Tips Memulai Usaha Kecil

Dengan meninjau business plan akan banyak memberikan anda gambaran dan membuka mata. Business plan akan menunjukkan pada anda item -item yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya. Business plan yang bagus dimulai dengan pernyataan misi atau sasaran. Ini adalah tema utama bisnis dan tidak boleh diabaikan.

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah laporan keuangan. Laporan ini akan menunjukkan anggaran yang perlu dipertimbangkan. Ketika anda siap memulai membuat business plan, mungkin anda ingin mendapatkan bantuan penulis dan perencana keuangan atau akuntan profesional. Business plan harus mencakup detil spesifik yang penting bagi investor dan bank.

Perhatikan pengeluaran berikut pada saat membuat anggaran:

– Sewa

– Asuransi

– Biaya Perijinan

– Anggaran marketing

– Biaya internet

– Upah kerja

– Biaya telepon

– Komputer dan modem

– Listrik, gas, air

– Biaya Perbaikan

– Biaya material

– Biaya jasa kebersihan

– Mesin foto copy

– Mesin fax

– Peralatan kantor

– Furnitur kantor

– Biaya renovasi

– Mesin kasir

– Biaya pelatihan

– Akuntan

– Pengiriman

Disamping semua pengeluaran diatas, masih ada biaya tambahan lainnya yang terkait dengan bisnis spesifik anda. Selalu sisihkan uang tambahan untuk pengeluaran yang tidak terduga.

Ketika anda memiliki business plan, anda dapat memulai bisnis. Buatlah penyesuaian pada rencana jika diperlukan. Sebelum anda mengambil pegawai, buatlah data sumber daya manusia termasuk deskripsi pekerjaan dan rencana kompensasi. Jika bisnis anda memerlukan orang dengan kemampuan teknis, anda memerlukan layanan profesional yang akan mewawancara pelamar.

Dengan staf yang anda miliki, anda dapat mengelola kantor. Pastikan kantor diset dengan efisiensi yang optimal. Tentukan aturan-aturan dasar terkait dengan housekeeping sehingga kantor tetap bersih dan gunakan jasa kebersihan profesional.

Komunikasi yang baik adalah kunci agar bisnis berjalan mulus. Bahkan, kantor kecilpun perlu komunikasi resmi secara berkala. Mulailah kebiasaan menggunakan email atau newsletter untuk menyebarkan informasi penting. Selalu menangani masalah karyawan dengan bijak.

Belajar mendelegasikan tugas ke orang lain dalam organisasi. Ini penting jika anda ingin bisnis berhasil. Libatkan orang lain dalam proses pembuatan keputusan jika diperlukan sehingga mereka merasa ikut memiliki perusahaan.

Sumber: Van Theodorou

Diterjemahkan oleh: Iin untuk pengusahamuslim.com