Ingin Jadi Pengusaha Tapi Malu Jadi Sales, Bisakah?

Menjadi sales bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang. Jika kita lihat dipasar-pasar tradisional, bisa Nampak jelas karakteristik dari masing-masing penjual. Ada penjual yang dengan percaya dirinya woro-woro tentang barang dagangannya, sehingga para pembelipun berdatangan dan membeli barangnya. Tapi ada juga penjual yang hanya duduk diam di belakang dagangannya dan menanti pembeli untuk datang sendiri. Bagi yang memiliki kepribadian yang berani mungkin sangat mudah untuk berbicara dan meyakinkan pembelinya, tapi bagi yang berkepribadian pemalu tentunya akan terasa sangat sulit untuk berinteraksi dengan pembelinya. Lalu bagaimana solusinya? Apakah orang yang pemalu tidak bisa menjadi pengusaha sukses? Tentunya bisa, berikut beberapa tips bagi si pemalu saat berinteraksi dengan calon pembeli:

1. Hindari meminta maaf yang berlebihan

Mungkin karena takut untuk menyinggung perasaan atau salah kata dengan si pembeli, maka si pemalu cenderung untuk menguncapkan maaf terlalu banyak. Usahakan untuk tidak meminta maaf jika anda tidak melakukan kesalahan. Percayalah dengan diri anda bahwa barang yang anda jual adalah barang yang bermanfaat dan yakinkan diri anda bahwa pekerjaan menawarkan barang bukanlah pekerjaan yang rendah dan hina, sehingga anda malu untuk melakoninya.

2. Latihan jualan dengan orang yang anda kenal

Jika anda merasa sangat malu untuk berbicara dan menawarkan barang anda, maka cobalah dulu latihan menawarkan barang dengan orang yang anda kenal. Tapi pilihlah orang yang bisa mendukung anda, bukan orang yang akan menertawai dan mengejek anda, karena hal ini justru akan menjatuhkan mental dan kepercayaan diri anda.

3.Tegas dan yakin saat menjawab pertanyaan pembeli

Jangan ragu saat menjawab pembeli, berikan informasi sebaik mungkin dan sebenar mungkin.  Jika anda tidak tahu dengan pertanyaan-pertanyaan mereka , maka tidak ada salahnya untuk mengatakan anda belum mengetahui tentang hal tersebut, tapi anda akan berusaha menanyakan ke sales lain jika ada. Jangan menjawab ketidaktahuan dengan acuh atau berusaha menghindar dari pembeli. Jika anda mulai kehabisan informasi, anda bisa kembali bertanya pendapat mereka tentang barang yang anda tawarkan. Dengan ini percakapan bisa tetap berlanjut.

4. Tanyakan kebutuhan mereka

Banyak sekali kejadiaan saat pembeli memasuki sebuah toko, tidak ada orang menyambut atau menawarkan bantuan untuk mencari barang yang pembeli inginkan. Hal ini akan membuat penjual kehilangan pembeli. Anda bisa memulai interaksi dengan pembeli dengan bertanya tentang barang apa yang mereka cari. Sekali lagi jangan merasa takut untuk menyapa pembeli terlebih dahulu. Servis yang baik merupakan kunci sukses pengusaha.

5. Hindari pikiran buruk yang muncul dari dalam diri

Sebelum anda memulai mempromosikan barang, bersihkan dulu pikiran anda dari pikiran-pikiran negative seperti  jualan yang tidak laku atau  bertemu dengan pembeli yang tidak menyenangkan. Mulailah dengan bismillah dan tersenyum sehingga pikiran anda akan lebih relax. Untuk yang baru awal meniti karir sebagai penjual, anda pastinya merasa sangat grogi saat bertemu dengan calon pembeli, maka yang harus anda lakukan adalah melawan ketakutan ini. Perasaan grogi akan muncul pada menit-menit awal selanjutnya akan hilang begitu anda mulai berinteraksi dengan calon pembeli.

6. Jangan takut ditolak

Jika pembeli menolak barang yang anda tawarkan, maka jangan merasa gagal atau malu karena barang yang dijual belum laku. Yakinlah bahwa pikiran-pikiran negatif tersebut hanya bersumber dari diri anda. Belum tentu orang-orang disekitar anda mengejek anda karena ditolak oleh pembeli.

Jika anda masih tidak nyaman untuk melakukan promosi barang walaupun sudah mencoba tips diatas, maka anda tetap bisa berjualan secara online. Tapi sayangnya tidak semua tempat bisa mengakomodai penjualan secara online. Jalan lain anda bisa membayar pekerja untuk melakukan promosi barang anda, tapi tentunya harus ada sejumlah uang yang dibayarkan. Hal ini tentunya sulit bagi para pengusaha pemula. You will never know until you try!

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia. Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 8610185593 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur