6 Penghambat Kreatifitas Dalam Bisnis

Apakah anda pernah melihat orang-orang yang mempunyai ide-ide kreatif dan mengubah ide tersebut menjadi suatu kesuksesan? Apakah anda pernah berpikir juga kenapa mereka bisa mendapatkan ide-ide kreatif dan anda belum bisa? Jawabannya mungkin karena ada mempunyai “mental block” atau bisa diartikan penghambat pikiran. Berikut adalah beberapa penghambat pikiran yang bisa mempengaruhi kreatifitas:

1. Tidak jelas arah tujuan

Penghambat kreatifitas yang pertama adalah tidak jelasnya arah tujuan. Kita tidak mempunyai target dan tujuan yang jelas dan hanya mengikuti arus yang ada. Pada saat kita mempunyai tujuan yang jelasa tentang apa yang kita inginkan, dengan sedikit kerja keras untuk menambah ilmu pengetahuan, akan muncul ide-ide kreatif pada pikiran anda.

2. Takut kegagalan

Pikiran anda tentang kegagalan akan langsung mematikan ide kreatif anda. Tidak hanya pikiran tentang kegagalan, pikiran takut membuat kesalahan dan takut kehilangan waktu dan uang juga menjadi penghalang kreatifitas. Kegagalan memang akan merugikan, karena itu kita harus mempersiapkan sebaik mungking. Tapi kegagalan sesungguhnya adalah tidak mencoba.

3. Takut akan kritik

Penghalang lainnya adalah takut akan dikritik oleh orang lain dan juga takut akan penolakan dari orang lain. Takut akan di cap sebagai orang yang bodoh atau terlihat bodoh. kita sering berpikir orang lain akan berpikiran buruk tentang kita, tapi pada kenyataan belum tentu orang lain akan berbicara tentang kita, bahkan mungkin mereka tidak peduli dengan apa yang kita buat.

4. Homeostatis

Homeostatis adalah keinginan alam bawah sadar untuk tetap berada pada keadaan konstan (Sama) dengan masa lalu atau kehidupan anda sekarang. Hal ini karena ketakutan untuk mencoba sesuatu yang baru. Homeostatis sangat menjadi penghalang untuk orang yang ingin mencapai kesuksesan dalam bisnis.

5. Berpikir pasif

Penghambat kesuksesan yang lain adalah berpikir secara pasif untuk mencari ide baru dan informasi baru, hal ini dikarenakan anda sudah nyaman dengan keadaan yang ada. Berpikir pasif sama seperti kehilangan energy pada otak atau sama saja seperti otot yang sudah lama tidak digerakkan. Untuk menanggulanginya adalah berpikir secara proaktif. Proaktiflah dalam mencari informasi-informasi baru sehingga otak anda tidak menjadi kaku.

6. Berpikir rasional dan menjustifikasi

Manusia adalah mahluk yang rasional, tapi apa sebenarnya maksud dari rasional? Berpikir rasional adalah kemampuan untuk menjelaskan kepada diri kita sendiri, sehingga kita menjadi mengerti lebih baik dan lebih merasa nyaman. Dalam memutuskan segala sesuatu, anda harus memiliki alasan terhadap apa yang anda putuskan, sehingga anda yakin terhadap keputusan tersebut.

Sumber: http://www.briantracy.com