5 Alasan Untuk Berhenti Membuka Facebook Di Kantor

Apakah anda salah satu orang yang memberikan alasan bahwa facebook bisa meningkatkan produktifitas? Jika anda memang berjualan di facebook, maka alasan ini mungkin tepat, tapi bagaimana orang yang pekerjaan utamanya dikantor yang tidak memerlukan facebook? Apakah benar membuka facebook pada jam kantor bisa menambah produktifitas? Jawabannya belum tentu. Berikut beberapa alasan yang di jabarkan oleh inc.com untuk memotivasi anda berhenti membuka facebook pada jam kantor:

1. Meningkatkan stress dan depresi

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Humboldt dan Darmstadt universitas teknologi mengungkapkan bahwa melihat foto orang lain yang sedang berlibur, keromantisan keluarga orang lain dan kesuksesan orang lain dapat meningkatkan kecemburuan sosial. Kecemburuan ini bisa mengganggu produktifitas anda.

2. Meningkatkan nafsu makan

Jika anda sedang berusaha mengurangi berat badan, maka sebaiknya facebook anda matikan terlebih dahulu. Banyaknyo promosi makanan di facebook bisa meningkatkan nafsu makan anda.

3. Facebook bisa menjadi mata-mata untuk anda

Jika anda adalah orang yang sangat berhati-hati dengan publikasi terhadap kehidupan pribadi anda, maka jangan gunakan facebook atau jejarin sosial yang lain. Seperti yang anda ketahui bahwa banyak juga terjadi penipuan melalui facebook. Jangan berikan nomor-nomor penting seperti tanggal lahir dan nomor telepon anda di facebook.

4. Meningkatkan penundaan kerja

Terlalu banyak membaca facebook dapat membuat anda menunda-nunda pekerjaan anda, sehingga menurunkan kinerja anda. Alangkah baiknya anda membuka facebook setelah semua pekerjaan selesai atau lebih baik pada waktu liburan. Sehingga tidak mengganggu kerja anda sama sekali.

5. Menurunkan kredibilitas anda

Orang lain yang melihat anda sedang berfacebook ria akan menaruh kecurigaan  bahwa anda tidak bekerja, sehingga pada hasil yang anda kerjakan tidak memuaskan, orang-orang disekitar dengan mudahnya menyalahkan anda tidak bekerja karena selalu membuka facebook.