Sebelum Ide Bisnis Menjadi Kenyataan

Sebelum  membangun sebuah bisnis pastinya setiap pengusaha sudah mempersiapkan ide-ide bisnis atau bahkan sudah mempersiapkan rencana bisnis sematang mungkin. Tapi sebelum mewujudkan bisnis impian anda, alangkah baiknya jika anda memberikan evaluasi kepada ide anda. Tentunya hal ini bertujuan untuk memastikan apakah ide anda bisa menjadi bisnis sukses dan bukan hanya ide kosong. Berikut adalah beberapa pertanyaan untuk menganalisa ide bisnis anda versi entrepreneur.com:

1. Siapa pelanggan saya?

Pertanyaan sebelum anda mengubah ide menjadi sebuah kenyataan adalah tentang siapa target pelanggan anda. Hal ini diperlukan karena mungkin produk anda tepat untuk diri anda atau hanya menjadi solusi untuk diri anda, tapi apakah produk atau ide anda ini bisa diminati dan dinikmati oleh banyak orang? Jika perlu anda bisa melakukan survey tentang ide bisnis anda tersebut. Tanyakanlah kepada orang-orang sekitar anda, apa pendapat mereka jika bisnis anda dibangun?

2. Apa beda bisnis saya dari bisnis yang telah ada?

Jika anda membangun sebuah bisnis yang sudah banyak orang lain membangunnya, maka tanyakan kepada diri apa yang membedakan bisnis saya dengan bisnis yang lain? Adakah sesuatu yang spesial dari bisnis saya dari bisnis yang telah ada? Jika anda masih belum mendapat jawaban, maka alangkah baiknya anda mencari jawaban ini. Jika anda telah menemukannya, maka tanyakan lagi ke diri anda, apakah perbedaan ini lebih baik? Atau justru akan membuat pelanggan lari?

3. Bagaimana cara menampilkan ide bisnis ini ke orang lain?

Pertanyaan ini bertujuan untuk menguji pengetahuan anda tentang ide bisnis anda ke orang lain. Cobalah jelaskan ide bisnis anda ke orang terdekat anda, anda pasti akan mendapat banyak pertanyaan yang bisa menunjukkan kematangan ide anda. Tentunya jika anda sudah banyak memiliki pengetahuan tentang bisnis ini, anda pasti bisa menjawab pertanyaan apapun. Hal ini bertujuan untuk memperkukuh persiapan anda sebelum anda mewujudkan ide anda, karena tanpa persiapan ilmu yang memadai, anda akan cenderung lebih cepat panik pada saat dihadapkan pada suatu masalah.

4. Siapa tim sukses anda?

Di masa-masa awal pendirian sebuah bisnis, tentunya akan banyak halangan yang menghampiri. Karena itu penting sekali adanya partner yang bisa anda percayai dan yang menginginkan kesuksekan untuk anda sebagai teman berdiskusi. Tanyakan ke diri anda, siapakah tim sukses yang bisa mendorong anda untuk sukses. Apakah anda yakin anda bisa melakukan semuanya sendiri? Jika anda tidak yakin, carilah orang-orang yang bisa di ajak kerjasama.

5. Modal apa yang saya perlu?

Surveylah modal-modal termurah dan termudah yang bisa anda miliki untuk mensukseskan bisnis anda. List lah semua keperluan yang anda miliki dan carilah tahu dari mana anda bisa mendapatkannya.

6. Berapa lama saya bisa balik modal atau mendapat untung?

Hitunglah modal dan hitunglah kapan kira-kira anda bisa balik modal dari pengeluaran yang sudah dikeluarkan. Jika balik modal memerlukan proses yang lama, maka anda harus menyiapkan dana cadangan sebelum balik modal atau keuntungan ini datang.

7. Seberapa perjuangan yang diperlukan untuk mewujudkan ide ini?

Tanyakanlah pertanyaan ini kepada diri anda, apakah untuk mewujudkan ide ini anda perlu waktu yang banyak dan modal yang banyak? Sebagai contoh, anda mungkin ingin membuat satu software yang bisa dijual sangat mahal tapi memerlukan waktu yang sangat lama untuk mewujudkannya ataukah anda lebih memilih menjual produk yang sangat simpel tapi anda bisa menjualnya saat itu juga?. Manakah menurut anda yang lebih menguntungkan?

8. Apakah anda perlu keahlian khusus?

Membangun ide dan mewujudkannya menjadi kenyataan sangatlah berbeda. Jujurlah ke diri anda, apakah keahlian anda sudah cukup untuk mewujudkan impian tersebut? jika anda merasa kurang keahlian, mungkin lebih baik untuk mencari orang yang bisa anda upah untuk mempercepat pertumbuhan bisnis anda.

9. Bisakah anda terus menjalankan bisnis ini untuk 2 tahun kedepan?

Tanyakan kepada diri anda, apakah anda masih punya komitmen untuk menjalankan bisnis ini untuk 2 tahun kedepan? Apakah orang disekitar anda mendukung anda tidak hanya di masa sukses tapi saat masa-masa sulit? Hal ini sangat penting, karena bisnis tidak selalu berjalan mulus seperti jalan tol terutama di masa-masa awal tegaknya bisnis anda.