Kesalahan-kesalahan Yang Sering Dilakukan Pada Usaha Kecil Berbasis Website Dan Cara Menghindarinya

Di jaman internet bisnis sekarang ini, memiliki website untuk pemasaran barang sangatlah penting untuk meningkatkan profit. Membangun website sederhana tidaklah susah, tetapi bagi para pemula bisnis online, tentunya hal ini cukup memberikan tantangan tersendiri. Berikut beberapa kesalahan – kesalahan pada pembangunan situs bisnis yang sering terjadi menurut versi waspbarcode.com:

1. Tidak mengupdate website

Website yang tidak di update isinya akan berada pada rating yang bawah, sehingga menyulitkan bagi para pembeli untuk menemukan website kita pada saat melakukan pencarian di google. Untuk lebih menghidupkan website, isi seperti artikel, kupon promosi, menambahkan video dan foto, bisa menjadi alternatif yang sangat membantu.

2. Desain website yang kurang menarik

Desain website yang tidak teratur dan tidak menarik akan membuat para pembeli malas untuk kembali mengunjungi website kita, terutama jika pesaing kita memiliki website yang sangat menarik. Sangat disarankan untuk mempergunakan jasa professional (yang tentunya tidak mahal). Kepercayaan pelanggan untuk bertransaksi dengan kita sangat di pengaruhi oleh website yang kita buat. Jika kita lihat situs-situs bisnis terkemuka seperti amazon.com dan ebay.com, sangatlah mempunyai tampilan yang menarik dan professional.

3. Website sulit untuk di navigasi

Karena tujuan dari situs yang kita buat adalah untuk mempromosikan produk, maka sebisa mungkin pengguna dimudahkan untuk melakukan transaksi pembelian. Sebagai contoh menambahkan tombol beli sekarang atau checkout sedekat mungkin dengan produk yang kita jual.

4. Formulir registrasi yang panjang

Pada banyak situs-situs produk, para pembeli di haruskan untuk melakukan registrasi sebelum melakukan pembelian. Tetapi formulir registrasi yang tersedia terkadang sangat panjang dan bertele-tele. Pembeli yang kurang mau memberikan data-data pribadinya, tentu akan segera membatalkan transaksi pada website kita. Sebagai solusi, bisa di buatkan formulir tamu, sehingga para pembeli bisa tetap bertransaksi tanpa harus memberikan mengisi formulir yang panjang. Isi formulir tamu cukup berupa nama, alamat tujuan dan no kontak atau alamat email.