Hukum Ungkapan ‘ramadhan Karim’

 

Ibnu Utsaimin mengatakan, “Ungkapan ‘ramadhan karim’ [yang berarti ramadhan itu pemurah] adalah ungkapan yang tidak benar. Yang tepat adalah mana kala kita katakana ‘ramadhan mubarok’ – ramadhan penuh dengan kebaikan- atau kalimat yang semisal. Ungkapan di atas tidaklah tepat karena ramadhan itu tidak memberi sehingga dia layak disebut karim [dalam bahasa arab karim berarti mulia karena suka memberi]. Allah lah yang meletakkan berbagai keutamaan dalam bulan Ramadhan dengan Allah jadikan bulan Ramadhan bulan yang utama dan waktu pelaksanaan salah satu rukun Islam” [Majmu Fatawa wa Rasail Ibnu Utsaimin jilid 20 hal 93-94 terbitan Dar Tsuraya Riyadh, cetakan kedua tahun 1426 H.]

Artikel www.PengusahaMuslim.com

————–
Ayo bergabung di Milis pm-fatwa. Milis ini disediakan khusus untuk mengajukan pertanyaan tentang hukum dan fatwa yang terkait dengan perdagangan (jual beli) dan semua yang terkait dengan masalah ini, seperti hukum jual beli, aqad/perjanjian jual beli, zakat perniagaan, hutang piutang, riba, bank syariah, gaji karyawan, asuransi, dan berbagai masalah agama lainnya.
 
Untuk bergabung, kirim email kosong ke : [email protected]

Untuk mengirim pertanyaan, kirim email ke : [email protected]