Karakter Sales Sukses

Apa yang membedakan sales sukses dengan orang kebanyakan? Saya yakin kebanyakan sales sukses , secara virtual  dalam industri apapun, memiliki karakteristik berikut :

1. Teguh. Menjual atau menjalankan bisnis diperlukan keteguhan yang luar biasa. Halangan di hadapan kita adalah hal yang biasa. Tapi ini yang Anda lakukan saat menghadapi hambatan yang akan menentukan tingkat kesuksesan Anda. Saya percaya dengan yang dikatakan Brian Tracy, bahwa seseorang akan menghadapi tantangan terberat sebelum mencapai tujuannya. Orang yang sukses dalam industri apapun telah belajar untuk menghadapi hambatan yang merintang. Mereka mencari solusi baru. Mereka pantang menyerah. 

2. Gemar dengan penentuan tujuan. Mereka tahu apa yang ingin dicapai dan merencanakan pendekatan mereka. Mereka memastikan tujuan mereka spesifik, memotivasi, bisa dicapai namun menantang, relevan dengan situasi personalnya, dan berdasarkan waktu. Mereka memvisualisasikan target, menetapkan bagaimana mencapai sasaran, dan bertindak dalam keseharian. 

3. Menanyakan pertanyaan bermutu . Sales yang baik menanyakan banyak pertanyaan bermutu pada klien untuk memahami situasi dan kebutuhan membeli. Mereka tahu bahwa cara yang paling efektif untuk menyampaikan produk atau jasanya adalah dengan mengetahui tujau, sasaran, keberatan, perhatian dan keraguan kustomer. Ini akan membuat mereka mampu membahwas fitur dan benefit produk dan jasa secara efektif pada masing-masing kustomer terkait.  

4. Mendengarkan. Sales akan mengajukan pertanyaan dan kemudian memberikan jawaban pada kustomer, atau meneruskan pembicaraan daripada menunggu respon. Sales yang baik tahu bahwa kustomer akan mengatakan apa yang perlu mereka ketahui jika diberikan peluang yang tepat. Mereka mengajukan pertanyaan dan mendengarkan jawaban dengan baik, mencatat dan merangkum apa yang menjadi komentar kustomer. Mereka telah belajar diam adalah emas.  

5. Bersemangat. Mereka mencintai perusahaannya dan kebanggan ini ditunjukkan saat membicarakan produk atau jasa mereka. Semakin Anda bersemangat dengan karir Anda, semakin besar peluang sukses Anda. Alasannya sederhana – jika Anda mencintai apa yang Anda kerjakan, Anda akan mencurahkan semua tenaga untuk mengerjakannya.  Jika Anda bangga dengan produk atau jasa yang Anda jual, antusiasme Anda akan terpancar dari setiap pembicaraan.  

6. Antusias. Mereka selalu dalam mood positif – bahkan dalam saat yang sulit  –  dan antusiasme mereka mudah menular. Mereka tidak membicarakan keburukan perusahaan atau bisnis. Saat menghadapi situasi yang tidak menyenangkan atau negatif, mereka memilih untuk fokus pada elemen positif daripada membiarkan dirinya terseret arus.  

7. Bertanggung-jawab atas hasil yang diperoleh. Mereka tidak menyalahkan masalah internal, ekonomi, kompetitor yang berat, atau hal lain jika mereka gagal memenuhi target. Mereka menyadari tindakan merekalah yang menentukan hasilnya dan mereka melakukan apa yang diperlukan.  

8. Bekerja keras. Banyak orang ingin sukses tapi mereka tidak siap bekerja keras untuk mencapainya. Sales hebat tidak akan menunggu bisnis datang padanya; mereka yang mengejarnya. Mereka biasa bekerja lebih awal dari teman-temannya. Mereka lebih banyak menelpon, mem-prospek lebih konsisten, berbicara pada lebih banyak orang, dan melakukan lebih banyak presentasi sales dibandingkan rekan-rekannya.  

9. Menjalin komunikasi dengan kliennya. Mereka tahu bahwa kontak yang konstan membantu menjaga klien sehingga mereka bisa menggunakan berbagai pendekatan. Mereka mengirimkan kartu terima kasih, ulang tahun, dan hari jadi. Secara teratur mereka menelpon dan mengadakan pertemuan’silaturahmi’ dengan breakfast atau lunch meeting. Mereka mengirim artikel yang bermanfaat bagi kustomer dan mengirim email newsletter. Mereka selalu mencari cara baru dan kreatif agar kustomer selalu mengingat namanya.   minds.

10.Menunjukkan nilai. Dunia bisnis saat ini menjadi semakin kompetitif dari sebelumnya dan sales berpikir bahwa harga adalah satu-satunya faktor motivasi membeli. Sales sukses menyadari bahwa harga adalah faktor disetiap penjualan tapi bukanlah alasan utama bagi seseorang untuk memilih produk atau supplier tertentu. Mereka tahu jika buyer yang memiliki informasi akan mendasarkan keputusannya pada proposi nilai yang ditunjukkan oleh sales. Mereka tahu bagaimana menciptakan nilai ini dengan masing-masing kustomer, prospek atau pembeli yang mereka temui.  

Oleh: Kelley Robertson

Sumber: www.kelleyrobertson.com.

Diterjemahkan oleh tim PengusahaMuslim.com