5 Alasan Anda Sebaiknya Jadi Anggota Milis Pengusaha Muslim (bagian 4)

Saya sudah mengungkap tiga manfaat Milis PM di tiga tulisan sebelumnya. Mulai dari manfaatnya sebagai medium untuk mencari kisah nyata para pengusaha muslim, sebagai sarana curhat alias konsultasi, sampai sebagai ruang untuk mencari pegawai dan mencari bos. Kali ini, saya akan mengungkap satu lagi alasan keren yang akan membuat Anda langsung ingin bergabung dengan milis aktif ini. 

Number Four (Manfaat keempat)

Selama beberapa minggu mengamati aktivitas member di Milis Pengusaha Muslim, saya sepertinya sudah menemukan manfaat keempat  dari forum diskusi online ini untuk Anda; sebagai “news breaker”. Yups, “news breaker” alias pembawa kabar tercepat. Setidaknya dibanding beberapa media lain yang masih bersaudara dengan Milis PM, yakni Situs dan Majalah Pengusaha Muslim. Melalui milis, para anggotanya bisa melihat berita-berita terbaru seputar kegiatan dan proyek-proyek KPMI, baik yang sudah pernah dikerjakan, sedang berlangsung maupun yang sudah diagendakan. 

Beberapa contoh penting peran milis sebagai news breaker adalah ketika berhasil menyiarkan berita mengenai misi dagang ke Mesir yang akan dilakukan oleh beberapa anggota KPMI. Melalui berita ini, anggota yang memposting berita tadi tidak hanya sekedar memberi tahu, tetapi juga menawarkan ajakan untuk bekerja sama dalam hal promosi sekaligus pemasaran produk-produk atau jasa milik anggota milis lainnya yang sekiranya bisa turut dijual di negeri piramid sana. Sungguh indah bukan? Informasi dapat, ajakan kerjasamanya juga ada. Anggota-anggota milis PM memang sudah terbukti selalu ingin sukses secara berjamaah, tidak sendiri-sendiri. Mantap! 27 Derajat! Rugi kalau tidak ikut. Hehehe …

Up to date ….

Setelah event tentang misi dagang di Mesir tadi – yang sudah berhasil dilaksanakan dengan sukses – masih ada satu lagi berita besar yang liputan tentangnya baru terbit di Majalah PM edisi 26 (beredar di Bulan April 2012), yakni terkait KIF alias KPMI Investment Forum. Untuk ukuran anggota-anggota Milis PM, Info tentang KIF saya anggap sebagai berita yang sangat “hit” mengingat Milis PM biasanya sering dijadikan sebagai ajang untuk mencari mereka yang punya modal atau mereka yang mau dimodali. Hehehe, keren kan? Kalau memang ekosistemnya sendiri sudah seperti itu, lalu kenapa tidak dibuatkan wadahnya saja. Dan KIF adalah wadah yang sangat tepat saya kira. Kalau di Amerika Serikat sana, KIF mungkin seperti Y Combinator yang digawangi oleh Paul Graham. Ada investor dengan modalnya, ada calon pengusaha/inovator dengan idenya, plus ada mentor yang akan membimbing sekaligus menjembatani hubungan antara sang investor dengan sang calon pengusaha. 

Di antara Anda mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa info di milis bisa muncul begitu cepat? Setidaknya dibanding Situs dan Majalah PM? Kenapa ya? Well, mungkin saya punya jawabannya. Karena Milis PM tetaplah sebuah milis. Sebagai sebuah forum, Milis PM hadir dengan sangat luwes dan fleksibel, meskipun tentu saja tetap ada aturannya. Luwes dan fleksibelnya milis bisa dilihat dari gaya tulisan dan tema-tema pembicaraan yang ada di dalamnya. Kalau Anda cermati, para anggota milis PM sepertinya lebih menitikberatkan kepada maksud dan tujuan dari sebuah posting ketimbang tulisan atau EYD-nya. Jadi jangan salah kalau Anda sering merasa agak sedikit bingung pada saat membaca posting-posting yang ada di sana. Sekali lagi, inti dari sebuah posting yang ada di milis adalah sebagai alat untuk berkomunikasi, bukan untuk keperluan lainnya (baca: memenuhi standar editorial Kompas atau Koran Tempo misalnya). 

Sebagai sebuah forum dengan tujuan untuk memperlancar komunikasi dan silaturahmi, apa yang sudah ada di milis sepertinya sudah benar. Tidak ada yang aneh dengan terjadinya salah ketik ataupun kerancuan kalimat-kalimat dalam sebuah posting. Hal yang tentu saja agak sedikit berkebalikan dengan Situs Pengusaha Muslim maupun Majalah Pengusaha Muslim. Di dalam ekosistem Situs dan Majalah PM, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh para kontributornya. Aturan ini, meskipun juga tidak terlalu berat, tentunya akan sedikit “menghambat” kecepatan proses turunnya sebuah info atau berita dari sumber informasi kepada sidang pembaca masing-masing. Lagipula, khusus untuk Majalah PM, apapun kontennya, pasti akan terbit satu bulan sekali saja. 

So, that’s it. Dengan alasan keempat di atas, saya harap Anda akan semakin tertarik untuk bergabung dengan Milis Pengusaha Muslim dan ikut nimbrung di dalamnya. Mengambil sesuatu, sekaligus memberi sesuatu. We take something, then give something back. Semoga bermanfaat.

To be continued ….