Mendongkrak Omzet Lewat Pameran

Bagi kebanyakan pebisnis, mengikuti pameran merupakan salah satu ajang berpromosi produk atau jasa yang ingin ditawarkan kepada konsumen. Namun tidak dipungkiri, disamping itu para pebisnis juga berharap mendulang keuntungan dari jualan selama pameran berlangsung.

Setelah pameran berakhir ada saja kisah suka dan duka yang ditemui. Diantaranya ada yang mengakui bahwa jika dihitung secara materi, hasil penjualan belum dapat menutupi biaya sewa stand dan operasional selama pameran berlangsung. Contohnya pengalaman Nyonya Widodo, pengusaha minuman ramuan tradisional dalam sebuah pameran produk makanan dan pertanian di Jakarta. “Jika dihitung, penjualan di pameran seberapa lah, belum tentu menutup biaya sewa stan yang lumayan mahal. Saya anggap ini sebagai biaya promosi saja,” katanya.

Tapi dibalik itu mungkin ada kepuasan karena stand banyak dikunjungi, dan mendapat cukup banyak relasi baru selama acara berlangsung. Namun ada juga yang memang mendulang sukses dalam hal keuntungan karena produk atau jasa banyak yang laku selama pameran.

Jika memang pameran telah menjadi jalan efektif dalam berpromosi, agar tidak kecewa menjadi peserta sebuah pameran setidaknya pebisnis memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Apakah event/pameran yang akan diselenggarakan sebuah lembaga atau event organizer dirasa berguna dilihat dari ketepatan pemilihan waktu dan sasaran pengunjung sehubungan produk/jasa yang akan dipamerkan.
  2. Cari tahu siapa penyelenggara dan track record pameran-pameran yang  telah di kelola sebelumnya. Termasuk juga bagaimana promosi pameran dilakukan.
  3. Jika telah memutuskan mengikuti sebuah pameran, pilihlah stand yang t  tempatnya strategis untuk dikunjungi.
  4. Buatlah stand semenarik mungkin dari sisi dekorasi, pelayanan penjaga stand yang ramah dan sabar dalam menjelaskan produk.
  5. Berikan tawaran menarik, misalnya diskon untuk produk selama pameran berlangsung.
  6. Jangan lupa mempersiapkan kartu nama pebisnis. Banyak peserta pameran merasa menyesal karena mengabaikan hal yang satu ini. Karena tanpa disadari mereka telah menghilangkan sebuah kesempatan untuk menjalin lebih banyak relasi dan untuk lebih dikenal oleh konsumen.

Pada intinya pameran merupakan ajang berpromosi yang sangat pas bagi sebuah usaha dan produk jika diikuti dalam even atau tema pameran yang tepat dan sesuai dengan target pengunjung. Sementara pebisnis yang ingin jadi peserta juga harus mempersiapkan diri agar tujuan mengikuti pameran bisa tercapai. [Amin/wirausaha]

Sumber: wirausaha.com

Artikel www.PengusahaMuslim.com

=========================

Ingin jadi pengusaha muslim yang sukses dunia akhirat? Bergabunglah di milis Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia. Anda dapat memperkenalkan diri, bertukar pengalaman, berkonsultasi, bertukar informasi dan bekerjasama dengan Anggota milis lainnnya.

Cara untuk menjadi Anggota Milis

Buka http://finance.groups.yahoo.com/group/pengusaha-muslim/join untuk mendaftar sekarang.

Atau kirim email kosong ke: [email protected]

Untuk bertanya dan berdiskusi di milis, silakan kirim pertanyaan ke: [email protected]

Email Konfirmasi Pendataan Anggota

Setelah mendaftar, Anda harus mengisi formulir pendataan anggota yang akan kami kirimkan melalui email, selanjutnya reply email tersebut agar kami dapat memproses keanggotaan Anda.

Tujuan pendataan ini adalah agar terbentuk komunitas yang berkualitas dan terjaga dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Perhatian:

Periksalah folder BULK/SPAM karena boleh jadi email yang berisi formulir tersebut masuk ke dalam folder BULK/SPAM.

Syarat Menjadi Anggota Milis:

1. Beragama Islam.
2. Mengikuti peraturan dan tata tertib milis ini.

MILIS PM-FATWA

Untuk bertanya tentang hukum perdagangan, silakan bergabung di milis pm-fatwa.

Untuk Bergabung, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk bertanya, kirim pertanyaan ke: [email protected]