5 Logo Restaurant Inspiratif Untuk Pemilik Rumah Makan (bagian 1)

Di tulisan sebelumnya, saya sudah mengangkat lima logo inspiratif untuk pemilik toko herbal. Nah sekarang, saya akan mencoba melakukan hal yang sama, tetapi untuk para juragan rumah makan. Semoga bermanfaat dan membuat warung makan Anda jadi lebih hidup. Insyaallah. Amin.

Intro 

Harus kita akui, bagus tidaknya logo tampaknya memang tidak terlalu berpengaruh dengan ramai tidaknya sebuah rumah makan. Ambil contoh saja di Limboto, ibukota Kabupaten Gorontalo, tempat yang saya tinggali saat ini. Di kecamatan dengan penduduk kurang dari 100 ribu jiwa ini, sudah ada beberapa warung makan yang sudah lama berdiri dan terkenal karena kelezatan masakannya. Bumbu dan aroma masakannya mantap, harganya juga pas di kantong, tempatnya juga nyaman. Tapi bagaimana dengan logonya? 

Ah sudah lupakan saja. Tidak perlu dibahas karena logo atau nama warung di sini pada umumnya hanya dibuat menggunakan bantuan fitur Word Art yang ada pada aplikasi pengolah kata MS Word. Dengan kata lain, saya rasa memang tidak ada keterkaitan yang terlalu kuat antara logo dengan ramai tidaknya sebuah rumah makan. Toh, asalkan rasa dan harganya pas, para pengunjung mungkin akan lupa dengan bentuk logo rumah makan kita. Iya tidak? Tapi kalaulah Anda peduli dan sdang ingin mencari inspirasi terkait logo restauran, mungkin inilah salah satu bentuk sumbangsih saya. Semoga berkenan. Insyaallah.

1. Fisih

fisih 

Sebuah logo yang dieksekusi dengan brilian. Ketika kita melihat logo ini, kita langsung tahu menu apa yang menjadi andalan rumah makan yang bersangkutan; ikan segar! Tapi sayang, warna biru yang digunakan adalah biru yang pucat. Untuk menghasilkan efek “segar” yang mendalam, akan lebih baik bila warna biru tersebut diganti dengan biru yang lebih muda seperti birunya air laut. Hmmm, jadi langsung ingin makan ikan nih. Untuk Anda yang kebetulan punya restoran sea food di pinggir pantai atau tepi danau, logo ini sepertinya patut dipertimbangkan.  

2. Crepers

crepers

Saya sempat beberapa kali memakan makanan yang konon berasal dari negeri Belanda ini di Yogyakarta. Rasanya manis dengan kulit yang terbuat dari tepung nan lembut. Setahu saya, lidah dan perut kita mungkin tidak akan bisa puas kalau kita hanya membeli satu. Logo ini, yang menampilkan olesan cokelat tampaknya berhasil menunjukkan fungsinya sebagai penyampai pesan kepada calon pelanggan. Ketika melihatnya, kepala para pelanggan mungkin langsung terisi penuh dengan aliran pasta cokelat, sementara lidahnya sudah berair dengan nuansa manis. Cantik sekali.

3. Food Lover

food lover

Kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, food lover berarti pecinta makanan. Untuk mengekspresikan nama restauran, logo ini mungkin sudah berhasil. Tapi sebagai “cap” atau “identitas”, rasanya logo ini perlu perbaikan. Maklum, ketika sekilas melihat logo ini, para calon pelanggan mungkin tidak akan langsung tergoda untuk masuk dan mencicipi menu-menu andalan Anda. 

Lalu bagaimana bila Anda tetap ingin menggunakan konsep desain seperti yang sudah ditunjukkan logo Food Lover ini? Gampang saja. Usahakan mengganti kata food dengan bahan utama dari menu andalan restoran Anda. Bila menu andalan restoran Anda adalah ikan, jadikan saja “Fish Lover” dengan logo ikan yang mengandung ikon “love” yang sederhana namun mendunia itu. Lakukan hal yang sama bila Anda hendak mengganti fish dengan ayam alias chicken. Heheheh .. selamat memodifikasi.

4. The Crazy Tomato

The Crazy Tomato

Dari tampilannya, kita sepertinya bisa memahami tipe makanan apa yang akan kita jumpai dari restoran yang menggunakan desain logo seperti ini. Yups, segala sesuatu yang bersahabat dekat dengan saus tomat. Mungkin pasta. Mungkin mie. Mungkin bakpia. Mungkin bakwan. Mungkin tahu isi. Mungkin bakso. Atau bisa saja makanan baru yang mengandung garam lebih banyak ketimbang gula. Apapun itu, logo ini saya anggap berhasil mengemban tugas untuk menyampaikan ide gila dari pemilik restoran ini, yakni menjadi restoran untuk para pecandu saus tomat! Hehehe … kecanduan tomat adalah salah satu kecanduan yang patut dilestarikan. Semoga saja saya tidak salah kali ini.

5. Eat to Cure

Eat to Cure

Salah satu yang sedang ngetren di kota besar di berbagai belahan dunia saat ini adalah menu-menu makanan sehat. Yang termasuk di dalamnya biasanya adalah makanan dengan bahan-bahan organik (tanpa pestisida/insektisida) atau makanan-makanan untuk para vegetarian. Nah, bila Anda adalah pemilik restoran dengan dua tipikal menu di atas, mungkin Anda tertarik untuk menggunakan konsep logo Eat to Cure ini. 

Bila dilihat sekilas, logo ini menampilkan bentuk jantung yang tersusun dari sendok dan garpu. Dengan warna hijau sebagai latar belakang, pesan yang ingin disampaikan logo ini jelas sekali; “Mari melahap makanan yang sehat, alami, dan aman untuk jantung Anda.”  

Penutup

Sampai di sini dulu parade logo restauran untuk bagian pertama. Di bagian berikutnya, saya masih menyimpan lima contoh logo lagi untuk dipresentasikan. Plus satu logo yang saya anggap sebgai “best of the best restaurant logo“. Baiklah, mudah-mudahan saja Anda bisa mengambil manfaat dari sesuatu yang sederhana ini. Selamat beraksi dan terima kasih. Wassalam.

Artikel www.PengusahaMuslim.com

=========================

Ingin jadi pengusaha muslim yang sukses dunia akhirat? Bergabunglah di milis Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia. Anda dapat memperkenalkan diri, bertukar pengalaman, berkonsultasi, bertukar informasi dan bekerjasama dengan Anggota milis lainnnya.

Cara untuk menjadi Anggota Milis

Buka http://finance.groups.yahoo.com/group/pengusaha-muslim/join untuk mendaftar sekarang.

Atau kirim email kosong ke: [email protected]

Untuk bertanya dan berdiskusi di milis, silakan kirim pertanyaan ke: [email protected]

Email Konfirmasi Pendataan Anggota

Setelah mendaftar, Anda harus mengisi formulir pendataan anggota yang akan kami kirimkan melalui email, selanjutnya reply email tersebut agar kami dapat memproses keanggotaan Anda.

Tujuan pendataan ini adalah agar terbentuk komunitas yang berkualitas dan terjaga dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Perhatian:

Periksalah folder BULK/SPAM karena boleh jadi email yang berisi formulir tersebut masuk ke dalam folder BULK/SPAM.

Syarat Menjadi Anggota Milis:

1. Beragama Islam.
2. Mengikuti peraturan dan tata tertib milis ini.

MILIS PM-FATWA

Untuk bertanya tentang hukum perdagangan, silakan bergabung di milis pm-fatwa.

Untuk Bergabung, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk bertanya, kirim pertanyaan ke: [email protected]