Cara Menggandakan Uang Yang Baik Dan Benar (selesai)

Kisah Sebelumnya:

Meningkatnya produktivitas saya di bulan Oktober tampaknya menghadirkan hujan rizki di bulan-bulan berikutnya. Pada tanggal 22 Oktober 2011 atau 25 Dzulkaidah 1432 Hijriah, Bang Hen yang kebetulan menjabat sebagai wakil pemimpin umum di Majalah Pengusaha Muslim, menawari saya untuk ikut mengisi rubrik di majalah ini per edisi Desember 2011. Tidak hanya satu, tapi dua rubrik sekaligus. Subhanallah, saya tidak bisa berkata apa-apa lagi selain mengucap hamdalah sambil senyum-senyum sendiri. “Ini dia yang saya tunggu-tunggu,” dalam hatiku.  

Tapi di versi majalah, saya mencoba untuk menantang diri 

Satu hal yang perlu diangkat dari aktivitas saya di Majalah Pengusaha Muslim adalah bahwa saya merasa didorong untuk terus membaca, memikirkan, menuangkan dan mengedit tulisan-tulisan saya. Lagi dan lagi. Dengan kata lain, amanah ini tidak hanya bisa menambah penghasilan, tetapi juga ilmu. Tidak hanya ilmu tulis-menulis, tetapi ilmu untuk tahu dan mengerti bagaimana cara menggunakan sebuah aplikasi untuk kepentingan bisnis para pembaca majalah ini. Yeah, I know this is hard, but this is fun!

menggandakan uang  

Khusus untuk rubrik App Jam, mau tidak mau saya harus menggunakan dulu aplikasi yang akan saya tulis. Fitur per fitur saya coba untuk kemudian saya pilah-pilah mana yang kiranya perlu diangkat dan yang sebaiknya dilewatkan. Tergantung dari aplikasi apa yang saya bahas, waktu untuk menuntaskan rubrik ini sangat bergantung dari kecepatan saya dalam memahami fitur aplikasi itu sendiri. Sementara di rubrik Ngopi di Sillicon Valley, saya tiba-tiba saja berubah menjadi seorang peneliti, khususnya sejarah perusahaan. Dan ini saya anggap wajar karena untuk mengetahui karakteristik sebuah perusahaan, saya sebaiknya tahu dulu kisah-kisah di balik pendiriannya. Andaikan saja saya tidak melakukan riset sejarah perusahaan ini, tulisan saya pasti jadi kacau dan seperti tiada isi. Hampa. Dan teristimewa untuk rubrik “Ngopi di Sillicon Valley” ini, saya memaksakan untuk menjejali satu artikel dengan 1000 kata atau lebih. Jangan sampai kurang!

Double Bonus

Kerja keras dan perjuangan saya di pengusaha muslim kembali mendapat ganjaran yang manis. Mungkin karena terharu dengan keadaan saya di Gorontalo yang harus mencari warnet setiap kali hendak mencari dan menerbitkan berita ke situs pengusaha muslim, Bang Hen lalu menawari saya untuk membelikan sebuah modem. Ditawari modem gratisan? Hei, siapa sih yang tidak mau. Tawaran ini datang pada tanggal 28 Oktober 2011 dan barangnya baru bisa kubeli pada tanggal 3 November 2011. Alhamdulillah ya Allah. Apakah bonusnya cuma di sampai situ?

Noupe! Selain modem, Allah SWT ternyata juga menganugerahiku uang 100 ribu sebagai tunjangan untuk membeli pulsa setiap bulannya. Wow. This is awesome. Allahuakbar. Dengan dua bonus ini, bertambahlah semangat ini untuk berkarya di Pengusaha Muslim, baik itu untuk versi online maupun majalah. Dan saya benar-benar tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan ini. 

Jejak-jejak perjuangan

Kita sudah sampai di penghujung kisah, jadi ada baiknya bila saya mereview kembali apa yang sudah saya tulis di bagian-bagian sebelumnya. Saya menerbitkan tulisan ini sebagai respon atas maraknya pratik pesugihan di negara kita. Sebagai sesama muslim dan warga negara di Indonesia, saya sangat prihatin dengan kondisi sini. Mau menggandakan uang kok malah pakai cara-cara gaib yang sangat tidak masuk akal. Sebagai salah satu solusinya, saya mencoba untuk menceritakan kisah saya dalam menggandakan uang. Caranya ya sangat jelas dan masuk akal; menjadi penulis lepas di pengusahamuslim.com.

Awalnya saya mulai menulis di situs ini pada bulan Mei 2011, waktu itu saya cuma bisa menerbitkan tiga tulisan dengan bayaran 150 ribu saja. Sampai bulan Oktober 2011, saya hanya bisa menghasilkan 3 – 5 tulisan. Masuk di bulan Oktober produktivitas saya mulai meningkat setelah melakukan sedikit optimalisasi waktu istirahat saya. Dan di bulan November 2011 sampai saat tulisan ini dibuat, Alhamdulillah penghasilan dan produktivitas saya semakin membaik. Kalau dulu per bulan cuma bisa membukukan 150 ribu – 250 ribu, sekarang sudah bisa 1 juta – 1,4 juta. Jujur saja, kalau Anda adalah seorang berpenghasilan 5 – 10 juta per bulan, mungkin Anda tidak akan tertarik dengan nominal ini. Tapi kalau Anda adalah seorang CPNS yang berpenghasilan di bawah 3 juta per bulan, tambahan 1 juta mungkin bisa sangat berarti.

Jadi, itulah dia kisah saya dalam menggandakan uang. Kalau Anda tertarik untuk menggandakan uang dengan cara yang sama – menjadi penulis lepas di pengusahamuslim.com, silahkan melamar ke Bang Hendri Syahrial di alamat email ([email protected]). Semoga berhasil dan sukses menggandakan uang Anda di sini. Insyaallah. Amin. (Selesai)

Artikel www.PengusahaMuslim.com

======================

Ingin jadi pengusaha muslim yang sukses dunia akhirat? Bergabunglah di milis Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia. Anda dapat memperkenalkan diri, bertukar pengalaman, berkonsultasi, bertukar informasi dan bekerjasama dengan Anggota milis lainnnya.

Cara untuk menjadi Anggota Milis

Buka http://finance.groups.yahoo.com/group/pengusaha-muslim/join untuk mendaftar sekarang.

Atau kirim email kosong ke: [email protected]

Untuk bertanya dan berdiskusi di milis, silakan kirim pertanyaan ke: [email protected]

Email Konfirmasi Pendataan Anggota

Setelah mendaftar, Anda harus mengisi formulir pendataan anggota yang akan kami kirimkan melalui email, selanjutnya reply email tersebut agar kami dapat memproses keanggotaan Anda.

Tujuan pendataan ini adalah agar terbentuk komunitas yang berkualitas dan terjaga dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Perhatian:

Periksalah folder BULK/SPAM karena boleh jadi email yang berisi formulir tersebut masuk ke dalam folder BULK/SPAM.

Syarat Menjadi Anggota Milis:

1. Beragama Islam.
2. Mengikuti peraturan dan tata tertib milis ini.

MILIS PM-FATWA

Untuk bertanya tentang hukum perdagangan, silakan bergabung di milis pm-fatwa.

Untuk Bergabung, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk bertanya, kirim pertanyaan ke: [email protected]