Wahai Pengusaha Muslim, Yuk Bikin Logo Legendaris Untuk Perusahaan Kita!

Logo adalah simbol atau lambang yang berfungsi untuk merepresentasikan perusahaan atau produk buatan perusahaan Anda di mata konsumen atau siapa saja. Ketika Anda melihat laptop bergambar apel berwarna perak metalik lengkap dengan tanda bekas gigitan, Anda mungkin langsung tahu bahwa itu adalah produk buatan Apple. Atau sewaktu bermain futsal Anda melihat rekan yang mengenakan sepasang sepatu dengan simbol macan kumbang sedang melompat, apa yang Anda ingat ketika itu? Puma! Tepat sekali.

Dalam bisnis, sesuatu yang bisa membuat orang-orang langsung teringat dengan perusahaan Anda adalah harta karun yang harus ditemukan. Dengan kata lain, logo perusahaan Anda itu sebenarnya sudah ada “di situ”, Anda hanya perlu “mengambil” dan “memajangnya”. Itu kalau Anda berani? Hei, bukankah Anda adalah umatnya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam? Masa’ buat logo saja tidak berani? Malu ah ….

Bagi Anda pengusaha muslim yang ingin membuat logo atau mengorderkan pembuatan logonya ke biro desain, membaca poin-poin berikut bisa menjadi vitamin yang baik sebelum memulai kegiatan yang sangat menyenangkan ini. Insyaallah. Bismillah yuk ….

1. Awali dengan melihat contoh

Ketika Anda bingung harus mulai dari mana, melihat contoh logo-logo yang sudah ada adalah aksi yang bagus. Bukalah browser Anda (pick any browser as long as it’s the latest one) lalu cobalah simak beberapa post yang berisi daftar logo-logo keren berikut:

Logo Design Inspiration: 50+ Latest Examples

30 Restaurant Logos That Will Leave You Hungry for More

Logo Design Inspiration: 50+ Fresh Creative Designs

Logo Design Inspiration: 61 Awesome Fresh Designs

52 Creative A to Z Logos – Elementary Logo Designing!!!

Bagaimana? Bagus bukan? Apa yang membuat Anda suka dengan suatu logo? Keunikannya kah? Kejenakaannya kah? Atau ….. jawabannya ada di kepala Anda sendiri. Bila ada salah satu diantara logo di dalam link di atas yang membuat tertarik. Cobalah untuk lanjut ke poin kedua.

2. Cari tahulah asal muasal sebuah logo

Jika Anda kagum sekali dengan logo sebuah produk atau perusahaan, maka segeralah mencari tulisan yang membahas tentang sejarah lahirnya logo itu. Mengetahui sejarah dibalik kelahiran logo perusahaan yang Anda kagumi biasanya akan memberi energi positif. Tidak hanya untuk Anda tapi juga bagi logo yang akan Anda rancang, buat, dan gunakan nanti. Boleh jadi, inspirasi atau kisah yang melatarbelakangi lahirnya logo yang Anda kagumi itu adalah sesuatu yang sudah Anda tunggu selama ini. Ingat, bukan desain logonya. Tapi kisah dibaliknya.

Saya pribadi sangat menyukai kisah di balik lahirnya logo Puma, sebuah perusahaan perlengkapan olahraga ternama yang lahir di Jerman. Menurut cerita, logo ini lahir atas dasar keinginan kuat Rudolf Dassler, sang pemilik Puma, untuk menciptakan sebuah perusahaan yang mampu memberikan produk-produk terbaik untuk para atlit di seluruh dunia. Seperti nama perusahaannya sendiri, akhirnya muncullah logo macan puma (cougar, panther, atau macan kumbang) yang tampak sedang menerkam ke arah kiri atas.

Cerita dibalik lahirnya logo Puma ini mungkin bisa mengilhami Anda untuk “menemukan” logo perusahaan. Sebagai tambahan inspirasi, Anda bisa menyimak tulisan ringkas kisah dibalik lahirnya logo ke-13 brand populer di dunia di sini. Di dalamnya ada Adidas, Apple, FedEx, BMW, VW, dll. Rugi kalau tidak meng-klik.

3. Padu padankan dengan misi dan visi perusahaan Anda

Sebuah logo yang bagus dan akan melegenda adalah logo yang bisa merepresentasikan tujuan didirikannya perusahaan itu. Kembali ke contoh di atas, logo Puma didesain dan dipakai oleh Rudolf Dassler sebagai simbolisasi semangat seekor Puma yang memang dikenal sebagai pemburu yang pandai, cepat dan lincah bergerak di hutan belantara. Sebuah identitas yang pas untuk menyimbolkan para konsumen Puma yang sebagian besar adalah olahragawan.

Lain Puma, lain pula Apple. Logo baru Apple saat ini, sebuah apel metalik dengan tanda bekas gigitan adalah sebuah cara Apple memberikan pesan kepada konsumennya tentang sebuah perusahaan yang berani “mendobrak” kondisi stagnan atau status quo yang terjadi di industrinya. Simbol buah Apel sering dikait-kaitkan dengan kisah Adam dan Hawa yang memang dikeluarkan dari surga hanya karena memakan “buah terlarang”. Dalam literatur islam, buah terlarang ini sering disebut buah quldi. Tapi dalam literatur bible, buah quldi adalah sesuatu yang dianggap seperti lazimnya buah apel saat ini.

4. Mintalah pendapat

Bila logo Anda nanti sudah jadi, jangan malu-malu untuk meminta pendapat atau respon dari teman/kolega/suami/istri/kakak/adik/ayah/ibu di mana saja mereka berada. Yup, saya serius. Anda bisa memintanya secara langsung (face to face) atau via SMS, phone call, status di fb atau Google+, tweet di twitter, dan sebagainya.

Tujuan dari poin keempat ini bukanlah untuk menjustifikasi bagus atau tidaknya logo (karena itu adalah sesuatu yang relatif). Tapi semata-mata untuk menampung kritikan, masukan atau respon dari mereka. Karena bisa jadi, dari orang-orang “awam” inilah Anda bisa menerima sesuatu yang “apa adanya”. Maksud saya, orang-orang yang secara teknis berada di luar dunia desain biasanya akan berbicara tanpa menggunakan teori. So, opini atau respon yang mereka ucapkan adalah sesuatu yang memang langsung datang dari hati atau pikirannya sebagai seorang manusia biasa. Bukan “manusia luar biasa”.

Demikianlah tulisan saya kali ini. Di tulisan berikutnya, saya akan mencoba untuk membeberkan beberapa hal yang harus Anda jauhi ketika mendesain sebuah logo. Apa sajakah itu? As always, stay tuned in pengusahamuslim.com!

Selamat berkarya!

PS: Bagi pembaca pengusahamuslim.com yang ingin memperlihatkan hasil imajinasinya tentang logo perusahaannya (baik yang sudah jadi perusahaan maupun belum), boleh mengirimkannya ke alamat wimkhan at gmail dot com.

Artikel www.PengusahaMuslim.com