Tingkatkan Brand Image Perusahaan Anda Dengan Iphone Apps Gratisan (bagian 1)!

Saat ini, iPhone merupakan salah satu smartphone yang paling laris dan populer di seluruh dunia. Sejak diluncurkan pada tahun 2007, smartphone besutan Apple yang hadir tanpa keypad ini mampu menunjukkan tajinya di belantara teknologi informasi. Nokia dan Blackberry adalah dua vendor smartphone yang terkena dampak paling besar karena demam iPhone. Selain karena user interface yang revolusioner, beberapa pengamat juga menilai bahwa salah satu kunci kesuksesan iPhone adalah karena melimpahnya aplikasi iPhone (iPhone Native App) yang berkeliaran di iPhone App Store. Sampai tulisan ini dibuat, iPhone App Store sudah memiliki koleksi 425.000 aplikasi dengan total unduhan yang sudah melebihi angka 1 miliar. Wow. Fantastik bukan?

Kalau begitu, kenapa Anda hanya diam. Mengapa tidak belajar membuatnya? Oke, Anda mungkin tidak tahu apa-apa tentang Objective C bukan? Itu tuh, bahasa yang digunakan oleh para developer untuk membangun aplikasi dengan iPhone App SDK. Kalau memang itu masalahnya, insya Allah saya ada solusinya: iBuildApp.com. iBuildApp.com adalah sebuah layanan berbasis web yang memungkinkan penggunanya untuk membuat iPhone App sendiri. Tanpa uang sepeser pun (kecuali biaya koneksi internet tentunya)!

Berikut langkah-langkah untuk membuat iPhone App milik perusahaan Anda:

1. Daftar dulu

Untuk mendaftar tidak perlu KTP atau akte kelahiran; username, email dan password sudah cukup kok. Insya Allah tidak sesulit ketika Anda buat SIM atau KTP. Kalau sudah selesai, lanjutkan ke proses kedua.

2. Add App

Setelah sukses mendaftar, Anda akan langsung disuguhi dengan halaman “Welcome to iBuildApp“. Di halaman ini, langsung klik button+Add App” yang berwarna hitam. Lokasinya jelas banget. Di bagian atas, di bawah header halaman.

3. Create New Application

Setelah mengklik button+Add App“, Anda akan diminta untuk memilih salah satu opsi diantara tiga. Untuk tutorial kali ini, pilihlah “Native iPhone/Android Application“. Klik tombol “Create“.

4. Pilah-pilih template

iBuildApp menyediakan 6 template iPhone App yang bisa Anda pilih; Business, Custom App, E-Book, Gallery, Healthchare, dan Musician. Dari enam pilihan ini, tentu saja saya ingin meminta Anda untuk memilih “Business“. Dengan template ini, Anda bisa membuat sebuah iPhone App yang berisi segala sesuatu tentang perusahaan Anda plus denah lokasi perusahaan Anda yang terkoneksi langsung dengan Google Maps. Selain itu, customer juga bisa langsung menghubungi Anda via telepon maupun email dengan interface yang sudah dibangun di aplikasi.

5. Beri keterangan untuk Aplikasi Anda

Aplikasi Anda akan ditampilkan di iPhone App Store bersama ratusan ribu aplikasi lainnya, jadi mustahil kalau aplikasi Anda lahir tanpa nama. Di tahap inilah Anda harus mengisikan keterangan untuk iPhone App Anda. Berikut saya akan mencontohkan cara mengisi form di halaman ini dengan contoh kasus; Warung Angkring Pak Kumis. (Bagi Anda yang belum tahu tentang Warung Angkring Pak Kumis wajib membaca artikel ini karena dari sanalah awal mula contoh in berasal)

  • iTunes Application Name :  Warung Angkring Pak Kumis
  • Application Category    :  Business
  • Application Description :  Angkringan murah, sedap, dan sehat. Asli Indonesia.
  • Application Keywords    :  Indonesia, restaurant, culinary, indonesia food, wisata kuliner, yogyakarta.
  • Application Website     :  http://angkringanku.com

6. Pilih image untuk icon

Aha, milih image untuk icon aplikasi Anda di iPhone adalah pekerjaan yang mengasyikkan. Untuk contoh kali ini, saya akan menggunakan foto tugu jogja. Kota tempat Warung Angkringan sangat populer (juga merajalela, hehehe …..). Setelah memilih image ilustrasi, jangan lupa mengklik button Create“.

7. Pilih tipe Aplikasi Anda

Kita sudah hampir selesai pembaca. Di halaman kali ini, Anda tinggal memilih tipe platform untuk aplikasi Anda; iOS (untuk iPhone App), Android (Google Android), atau iOS & Android (jika Anda ingin aplikasi Anda berjalan di dua platform sekaligus). Di tulisan ini, kita akan memilih opsi pertama; iOS saja. Karena kita hanya ingin aplikasi kita tampil di iPhone, bukan Android. Sebenarnya tidak ada salahnya punya aplikasi di dua platform yang berbeda. Hanya saja saya ingin membatasi cakupan dalam tulisan ini agar tidak terlau meluas. Klik “Continue” untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

Oke, saya rasa bagian pertama dari tulisan ini akan saya akhiri sampai di sini dulu. Sadar atau tidak, saya rasa Anda sudah memiliki iPhone App. Tapi tentu saja belum sepenuhnya selesai karena Anda harus melakukan sedikit kustomisasi terhadap aplikasi Anda di iBuildApp agar tidak sama persis dengan template yang sudah disediakan. Di tulisan berikutnya, insyaallah saya akan memaparkan cara kustomisasi iPhone App Anda. Jadi jangan sungkan sering-sering browsing ke sini, stay tuned terus di pengusahamuslim.com.

Artikel www.PengusahaMuslim.com