Mempersempit Fokus

Mempersempit Fokus

Kebanyakan pebisnis akan mencari cara untuk memperluas penawaran produknya yang bisa dijual. Satu merek atau satu toko yang menjual berbagai macam produk dan jasa.

Berlawanan dengan intuisi pada umumnya, untuk dapat sukses (khususnya pada tahap awal pengembangan usaha) cara yang paling efektif adalah dengan mempersempit fokus!

Bagaimana itu bisa terjadi? apa yang jelas dan logis belum tentu benar. Dalam bisnis, lebih banyak adalah lebih sedikit, dan lebih sedikit adalah lebih banyak. Jika Anda ingin cepat tumbuh, pertama Anda harus mempersempit ragam produk dan layanan yang ditawarkan. Atau kalau Anda berencana membuat perusahaan, Anda harus menawarkan ragam produk dan jasa yang lebih sempit dibanding toko yang ada.

Ambillah perabotan, salah satu dari sekian produk yang secara tradisional dapat dibeli di departmen store. Hanya dengan berfokus pada perabotan, Gordon Segal dan istrinya membangung suatu bisnis yang sehat dan kuat. Dengan 55 toko dan pendapatan US$275 juta (tahun 1996).

Lihatlah sepatu atletik. Toko sepatu tradisional menjual semua jenis sepatu, tapi jaringan toko sepatu yang paling sukses di amerika adalah Foot Locker, yang hanya menjual sepatu atletik. Angka penjualan jaringan 1500 specialty store sepatu atletik ini 1.6 milyar dolar per tahun (1996).

Lihatlah kopi. Bertahun-tahun yang lalu setiap kota di amerika punya satu atau lebih kedai kopi yang menjual semuanya mulai dari hamburger hingga apple pie alla mode. Lalu apa yang dilakukan starbucks ? mereka membuka sebuah kedai kopi yang khusus berspesialisasi khusus kopi. Hasilnya ? sangat mengagumkan!

Ketika perusahaan menjadi tidak fokus, maka perusahaan akan kehilangan kekuatannya. Perusahaan tersebut akan menyebarkan energinya ke terlalu banyak produk dan terlalu banyak pasar.

Sumber : FOCUS, Masa Depan Perusahaan Ditentukan oleh Fokus, Al-Ries – Hermawan Kartajaya.