Motivasi Atau Inspirasi?

Seringkali dalam pesawat orang bertanya pada saya, dengan pembicaraan kasual, apa pekerjaan saya. Setelah menjelaskan dalam beberapa kalimat, biasanya mereka tersenyum dan mengatakan:

“Oh, Anda seorang pembicara motivasi.”

Sejujurnya, saya yakin ini TIDAK benar; atau tidak bisa dikatakan demikian.
Toh mereka hanya teman ngobrol di perjalanan selama beberapa jam kemudian.

Kenyataan yang biasanya tidak saya bagi, tapi akan saya bagi dengan Anda, bahwa tidak mungkin untuk “memotivasi” seseorang untuk melakukan apapun (untuk jangka panjang).

Mengapa?

Karena motivasi adalah bersifat internal – dan selalu melibatkan pilihan-pilihan. Karena kita tidak bisa memilihkan orang lain, yang bisa kita lakukan adalah mengedukasi, menginformasikan, mempengaruhi dan menginspirasi mereka untuk membuat pilihan yang menjadi minat terbaiknya.

Kita tidak bisa memotivasi, tapi kita bisa menginspirasinya.

Saat kita mengetahui apa yang sebenarnya bisa kita lakukan, kami mulai berpikir bagaimana melakukannya dengan lebih baik, yang menjadi tujuan dari artikel ini.

Tujuh cara untuk menginspirasi orang lain:

  1. Melalui hasrat Anda. Kita membuat pilihan berdasarkan emosi, terlepas seberapa besar kita menganggapnya semua ini adalah fakta dan statistik. Bahkan orang yang paling sering menggunakan data menggunakan emosi, perasaan, dan memegang teguh nilai-nilai untuk membuat keputusan. Jika Anda ingin menginspirasi tindakan orang lain, Anda harus bersedia menunjukkan hasrat, keyakinan dan emosi Anda.
  2. Dengan pertanyaan besar. Beberapa pertanyaan yang paling memberikan inspirasi adalah pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban audible, tapi hanya dengan mendorong penerima untuk merefleksikan dan menjawab secara internal. Orang dengan inspirasi menggunakan pertanyaan dengan cara ini. Mereka juga menggunakan pertanyaan besar untuk mendengarkan jawaban dan belajar apa yang mempengaruhi pilihan orang lain yang dibuatnya.
  3. Melalui dialog. Anda tidak bisa sepenuhnya menginspirasi hanya dengan pidato yang bagus atau sekedar monolog. Karena inspirasi adalah membantu pihak lain untuk membuat pilihan yang harus dilibatkan dalam pembicaraan – dan dialog adalah jenis pembicaraan yang paling ampuh dan mengena.
  4. Dengan tujuan yang bermakna. Pernahkah Anda membuat keputusan untuk melakukan hal baru? Memang mudah untuk membuat pilihan sesekali, tapi akan semakin sulit untuk melanjutka membuat pilihan tanpa alasan yang jelas. Tujuan itu sendiri penting, tapi jauh lebih bermanfaat jika mereka berarti. Alasan di balik tujuan akan memberikan inspirasi yang lebih dalam dengan dampak yang lebih besar.
  5. Melalui panduan, dukungan dan dorongan. Ini juga dikenal sebagai coaching dan/atau mentoring. Mungkin Anda tidak menganggap coaching sebagai bagian dari tiga hal tersebut, tapi coach terbaik menganggapnya demikian. Dan mereka menyadari ini adalah peran mereka untuk membantu anak didiknya membuat beberapa pilihan baru – dengan kata lain, menginspirasinya.
  6. Melalui tindakan Anda. Ini sangat jelas, tapi tidak bisa dilupakan. Anda bisa menginspirasi orang dengan baik melalui tindakan Anda. Kata-kata Anda dan segala sesuatunya pada daftar ini penting, tapi tidak efektif jika tindakan Anda tidak sesuai dengan pesan yang Anda sampaikan.
  7. Melalui konsistensi. Inspirasi, menurut definisi, bersifat sementara. Setiap hari kami membuat pilihan-pilihan baru. Jadi jika Anda ingin orang lain membuat pilihan yang menginspirasi Anda harus terus menginspirasi, mengingatkan, mendorong, mendukung mereka dan banyak lagi. Inspirasi bukan proses sesaat, seminggu, atau kadang-kadang. Dilakuakn dalam keseharian dan lebih sering dari itu.

Ada banyak lagi yang bisa dituliskan terkait masing-masing pendekatan ini. Saya yakin ada daftar panjang yang bisa ditambahkan dalam pendekatan ini. Terlepas dari semua itu, ingatlah, tidak satupun yang bisa disempurnakan saat ini atau hanya dicoba sekali.

Anda harus terus berpikir bagaimana menginspirasi orang lain, Anda harus terus-menerus meningkatkan ketrampilan Anda di bidang ini. Tapi jika Anda hanya ingin menjadi pemimpin, guru, rekan, pasangan dan orang tua yang memberikan inspirasi.

Pilihan ada di tangan Anda

Pemimpin yang luar biasa tahu dengan mampu menginspirasi orang lain meningkatkan efektivitas kepemimpinan mereka di berbagai bidang.

Penulis: Kevin adalah seorang penulis, pembicara, trainer, konsultan dan Chief Potential Officer di Kevin Eikenberry Group (http://www.KevinEikenberry.com), perusahaan yang bergerak di bidang konsultan pembelajaran yang membantu organisasi, tim, dan individu untuk mengembangkan potensi kepemimpinan mereka.

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com
Artikel: www.pengusahamuslim.com