Mengelola Waktu Untuk Marketing

“Saya tidak punya waktu untuk memasarkan.” Adalah keluhan yang sering diutarakan oleh pekerja mandiri. Saat Anda satu-satunya orang yang bisa melayani klien, mengelola usaha, dan melakukan fungsi sales dan marketing, waktu menjadi komoditas yang sangat berharga bagi Anda. Bagaimana Anda bisa menemukan waktu untuk melakukan marketing jika begitu banyak prioritas penting?

Ada begitu banyak teknik mengelola waktu. Anda bisa mendelegasikan tugas, memecah proyek kedalam tahapan yang lebih kecil, dan menyisihkan waktu untuk menelpon, menulis surat, atau meng-update materi marketing. Mungkin Anda sudah mencoba semua metode dan menemukan waktu masih belum juga cukup.

Mungkin jawabannya adalah tidak menemukan lebih banyak waktu melakukan marketing, tapi MEMBUAT waktu. Setiap hari, Anda terlibat kegiatan yang memakan waktu yang didalamnya tidak termasuk marketing. Bagaimana Anda bisa mengintegrasikan marketing dengan semua hal yang sudah Anda kerjakan? Berikut beberapa contohnya:

1. Menghadiri seminar, pertemuan bisnis, dan acara budaya. Kapanpun Anda menghadiri acara seperti ini, pertimbangkan untuk mengundang kontak bisnis untuk bergabung dengan Anda. Dengan demikian Anda bisa membangun hubungan yang lebih kuat . Jika kontak Anda memutuskan untuk hadir, Anda memiliki peluang untuk saling mengenal dengan cara yang lebih santai daripada dalam pertemuan.

2. Makan siang atau ngopi bersama prospek atau kolega. Jika Anda berencana untuk meluangkan waktu menemui seseorang, ajak tiga atau orang lain untuk bergabung. Mereka yang diundang biasanya menghargai peluang untuk mendapatkan kenalan baru, dan Anda menemukan pembicaraan yang mengalir dengan santai saat dalam kelompok.

3. Bepergian ke kota lain. Apakah Anda bepergian dalam rangka bisnis atau piknik, atur untuk bisa makan siang atau makan malam bersama klien atau kolega.

4. Berjalan-jalan, mengunjugi tempat kebugaran dan olahraga. Bertemu dengan rekan bisnis tidak harus di kantor atau restoran. Undang seseorang untuk bergabung dengan Anda untuk berjalan-jalan di taman, joging, atau bermain tenis. Anda tidak harus belajar bermain golf dan berbisnis pada saat yang bersamaan.

5. Membaca artikel. Setiap kali Anda membaca artikel di surat kabar, majalah, atau online, pikirkan tiga orang yang bisa Anda kirim. Menuliskan pesan “Mungkin Anda berminat” dan mengirimkannya membutuhkan waktu yang singkat, tapi bisa membuat kesan yang sangat besar bagi penerimanya.

6. Berbelanja, makan, atau sedang bekerja. Setiap kali Anda meninggalkan rumah atau kantor, Anda bertemu dengan orang-orang baru. Mereka ada di toko alat tulis, antri di kedai kopi, duduk di meja sebelah, atau berbelanja di lorong yang sama. Kapanpun Anda bercakap-cakap dengan orang asing, ingatlah untuk memperkenalkan diri Anda, nama dan pekerjaan. Anda akan terkejut saat menemukan bahwa cara ini seringkali menjadi hubungan yang mengarah pada bisnis.

7. Menghadiri acara sosial. Hubungan bisnis terbaik seringkali bermula dari lingkungan sosial Simpan kartu nama Anda dalam dompet ketika menghadiri pernikahan, atau pesta.

8. Bersantai. Mungkin Anda memiliki daftar proyek marketing yang panjang yang membutuhkan waktu tapi tidak diperhatikan secara penuh. Pertimbangkan untuk melakukan tugas ini dengan kegiatan yang menyenangkan. Masukkan kartu nama bisnis kedalam data kontak Anda di laptop atau menelpon saat Anda sedang duduk-duduk di taman. Meninjau daftar prospek saat menonton film lama atau mendengarkan musik. Ajak anak-anak menempelkan alamat di amplop. Bawa proyek Anda ke rumah teman sehingga Anda berdua bisa bekerja sama dalam hal marketing.

Seperti Anda lihat, ada banyak cara melibatkan marketing dalam kegiatan Anda yang padat. Alih-alih berangan memiliki tambahan waktu untuk melakukan marketing, mengapa tidak membuat marketing sebagai bagian dari waktu yang sudah Anda gunakan?

***

Oleh C.J. Hayden
Sumber: www.marketing.about.com

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com