7 Kesalahan Umum Pemasaran

7 Kesalahan Umum Marketing

Ketika memasarkan produk atau jasa, anda perlu memiliki pemahaman yang kuat pada audien anda, pesan yang disampaikan, penawaran yang dibuat, dan timing yang optimal untuk promosi.

Banyak marketer baru ataupun yang sudah berpengalaman melakukan kesalahan yang mengakibatkan buruknya kinerja dalam pemasaran. Kesalahan umum marketing dapat dihindari dengan perencanaan yang matang, perhatikan detil, dan pengukuran serta evaluasi yang berkelanjutan.

Jika anda mempertimbangkan pemasaran tradisional, Internet marketing, atau sesuatu yang belum pernah dicoba sebelumnya, pastikan menghindari kesalahan umum dibawah ini:

1. Timing.

Mungkin anda memiliki list yang lengkap, penawaran fantastis, dan produk dengan desain apik, namun jika timing tidak tepat, begitu juga dengan hasil yang anda dapatkan. Sebagai pemasar yang berpengalaman, saya telah melihat beberapa promosi yang sangat mahal, namun tidak menghasilkan. Ini karena promosi pada konsumen dilakukan pada saat mereka tidak berminat membeli produk tersebut. Misalnya, menjual sekop salju pada bulan Juli bukanlah timing yang tepat.

2. Kegagalan Menguji Headline.

Sebagai hal pertama yang dibaca oleh prospek anda, headline adalah hal yang sangat penting untuk menarik pembeli kedalam pesan, penawaran, dan tindakan yang anda ingin mereka lakukan. Terlepas dari media, anda harus secara kontinyu menguji headline (atau subyek) dengan melakukan tes terpisah dan mengevaluasi respon. Hal ini memastikan pesan marketing anda menarik sejumlah besar pembeli potensial.

3. Kegagalan Menguji Penawaran.

Dalam pemasaran langsung, penawaran secara langsung dikorelasikan 40% dari respon anda. Jika anda memiliki penawaran yang tepat, orang akan merespon. Ada faktor lain yang juga dipertimbangkan, namun dalam kasus tertentu diperlukan penawaran yang mendesak. Penawaran bervariasi mulai dari diskon sampai “segera selama produk tersedia”. Uji penawaran anda untuk mengoptimalkan respon.

4. Memiliki List yang baik.

Dengan memiliki penawaran terbaik dan desain yang hebat masih belum cukup. Bagi beberapa jenis promosi, keberhasilan secara langsung terikat dengan list target. Dengan alat yang canggih saat ini, anda akan mendapatkan list yang tersegmen berdasarkan demografi, psikografis, perilaku membeli, dan karakter lainnya. Jika anda bertanya-tanya dimana akan menginvestasikan dana marketing anda, gunakan untuk mengembangkan list dengan baik atau menyewa/membeli list segmentasi marketing yang baik.

5. Menggandalkan Komunikasi Tunggal.

Rata-rata, konsumen mendapatkan lebih dari 2000 pesan marketing setiap harinya. Pada kenyataannya, studi terbaru mengindikasikan bahwa konsumen perlu melihat pesan marketing anda rata-rata 12 kali sebelum mereka benar-benar memperhatikannya. Dengan menempatkan iklan tunggal di surat kabar atau mengirim email tidak memberikan hasil yang efektif. Tentukan media yang digunakan prospek untuk mengumpulkan informasi dan mengembangkan promosi yang sesuai dengan budget anda.

6. Tidak Mengukur Efektivitas Promosi.

Dari waktu ke waktu, bisnis anda memerlukan banyak aktivitas marketing. Meskipun bisnis yang anda kelola berskala kecil dan bagaimana melakukan komunikasi pada prospek, maka anda memerlukan beberapa tipe komunikasi. Terlepas dari ukuran promosi atau biaya yang dikeluarkan, anda perlu memantau hasilnya. Ini dapat dilakukan dengan pencatatan yang sederhana atau dengan sistem CRM yang mahal. Yang perlu diperhatikan adalah anda perlu mencatat bagian mana yang berhasil dan mana yang tidak, sehingga dapat meningkatkan hasil di masa depan.

7. Kegagalan Melanjutkan Dialog.

Setelah melakukan konsultasi di beberapa perusahaan besar, saya tercenggang dengan banyaknya kegagalan berkomunikasi dengan konsumen. Yang sering terjadi, konsumen atau bisnis hanya mendengar dari penjual ketika mereka membeli ulang. Jika anda memiliki data konsumen yang kuat, anda harus bekerja keras mengolahnya. Anda perlu mengeluarkan anggaran marketing untuk mempertahankan mereka. Pastikan untuk membuka pembicaraan dengan konsumen, dapatkan feed-back, dan secara teratur berkomunikasi dengan mereka. Ini akan membantu membangun bisnis anda dalam jangka panjang.

Jika anda masih baru di bidang marketing, memiliki pengalaman sebagai marketing profesional, atau ingin meningkatkan pencapaian anda, pastikan anda belajar dari kesalahan orang lain. Agar berhasil, terus-menerus berupaya meningkatkan efektivitas marketing anda. Hindari 7 kesalahan umum diatas, dan anda berada di jalur yang memberikan hasil memuaskan.

Sumber: Michael Fleischner, adalah seorang ahli Internet marketing dan presiden MarketingScoop.com, sumber informasi marketing Internet terbesar dan sumber marketing gratis. Dia memiliki lebih dari 12 tahun pengalaman di bidang marketing dan tampil di The TODAY Show, Bloomberg Radio, dan media besar lainnya.