Loyalitas Karyawan: Gaji, Karir atau Kenyamanan?

Bekerja secara harfiah adalah usaha untuk menyambung kehidupan. Manusia butuh bekerja tidak hanya untuk menghidupi dirinya sendiri, tetapi juga keluarganya. Meskipun terdengar tradisional, tetapi hal ini pun juga menjadi motif banyak karyawan untuk bekerja di zaman yang modern ini. Namun di zaman yang dinamis seperti saat ini pula, banyak karyawan yang menjadi “kutu loncat”. Perilaku ini tentu mengkhawatirkan perusahaan-perusahaan, terutama perusahaan yang baru dan sedang berkembang. Permasalahan loyalitas karyawan memang menjadi permasalahan serius bagi mereka. Karena perkembangan perusahaan tersebut sangat bergantung pada karyawan yang terampil dan memiliki kemampuan yang mumpuni. Dengan segala fasilitas yang telah diberikan, seperti gaji yang besar tak juga membuat karyawan loyal pada sebuah perusahaan. Padahal, hasil sebuah survey yang dilakukan oleh Education and Career Center (ECC) UGM di tahun 2013 menunjukan bahwa sebanyak 38% dari total 1.259 responden menjawab bahwa gaji menjadi pertimbangan utama mereka ketika menerima tawaran kerja. Sehingga, terdapat satu pertanyaan yang paling mendasar dari permasalahan ini yaitu, bagaimana cara menumbuhkan loyalitas karyawan?

Menurut Gilmer (1996) dalam buku Psikologi Industri (2004, 114) ada beberapa faktor yang mempengaruhi loyalitas karyawan di pekerjaannya, antara lain manajemen kerja, komunikasi, kenyamanan kerja, serta gaji. Masih dari hasil survey yang dilakukan oleh ECC UGM, 35% responden menjawab bahwa jenjang karir juga menjadi pertimbangan para pencari kerja untuk menerima sebuah pekerjaan di sebuah perusahaan. Dan 27% sisanya menjawab kenyamana di tempat bekerja menjadi alasan lain seseorang untuk bekerja di perusahaan. Jika merujuk pada hasil survey ini, kita dapat melihat bahwa ketiga faktor tersebut memiliki nilai yang cukup seimbang untuk menumbuhkan loyalitas karyawan. Namun, sebuah perusahaan mungkin tidak bisa memberikan ketiganya sekaligus pada seorang karyawan, terlebih pada karyawan baru. Karena hal ini dapat membuat perusahaan menjadi tidak seimbang dari sisi finansial. Lalu bagaimana cara mensiasatinya?

loyalitas gambar

Banyak perusahaan yang memiliki strategi khusus untuk menumbuhkan loyalitas karyawan. Salah satunya adalah dengan menggunakan teknik Segitiga Pilihan seperti yang ada pada gambar di atas. Teknik Segitiga Pilihan sebenarnya juga berlaku bagi karyawan dan juga para pencari kerja. Sistem kerjanya cukup mudah, anda dapat memilih dua diantara tiga faktor yang dapat menumbuhkan loyalitas karyawan dan mengorbankan satu faktor lainnya. Tentunya hal ini pun harus dipahami juga oleh karyawan dan para pencari kerja bahwa sebuah perusahaan belum tentu dapat memberikan ketiga faktor di atas sekaligus. Semoga teknik ini dapat membantu anda mengatasi permasalahan loyalitas karyawan. Silakan mencoba. [Teguh/Zahir/PM]

Artikel ini hasik kerjasama PengusahaMuslim.com dan Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328