Menciptakan Budaya Layanan Pelanggan

Dalam dunia retail yang dinamis,  banyak perusahaan yang membicarakan pentingnya layanan pelanggan dan dampak pada keuntungan usaha.

Lingkungan retail yang bergerak cepat, kompetitif adalah tantangan yang konstan bagi pemilik usaha retail. Mudah untuk menjadi reaktif daripada menjaga pendekatan proaktif yang akan mengarahkan pada visi perusahaan.  

Retailer memahami pentingnya dalam memberikan Layanan Pelanggan Superior yang melebihi kompetitor.  Bagaimana retailer memastikan staf mereka memberikan layana dengan tingkat yang tinggi ?

Berikut 6 tips sederhana:

1. Merekrut orang-orang yang tepat 

Proses rekruitmen adalah hal penting untuk mengembangkan tim yang kuat yang fokus pada pelanggan.  Pengusaha harus memastikan bahwa proses wawancara efektif untuk menentukan kesesuaian potensi pelamar. Pertanyaan-pertanyaan perilaku akan membantu menilai apakah orang tersebut seseuai dengan lingkungan dan budaya perusahaan.  

2. Melatih orang-orang Anda

Proses induksi bersamaan dengan pelatihan yang berkesinambungan bagi orang –orang Anda penting bagi kesuksesan staf di masa datang.  Layanan pelanggan harus fokus yang kuat pada proses training. Karyawan baru harus menerima deskripsi kerja yang menjabarkan dengan jelas dari harapan masing-masing peran.  Ini akan memastikan bahwa karyawan akan merasa percaya diri dan mencapai potensi mereka.  .

3. Meminimalkan tugas 

Tugas adalah bagian dari pekerjaan apapun tapi bisnis dengan fokus pelanggan yang kuat akan memahami pentingnya mempertahankan meminimalkan tugas tersebut. Perusahaan harus mempertimbangkan semua tugas yang mempengaruhi bisnis, seperti e-mail dari departemen yang berbeda yang melibatkan tugas ekstra.  Merchandising visual juga alat yang baik untuk memperkaya produk dan membuat penjualan tapi jangan terlalu fokus dan membuat staf Anda berpaling dari orang yang paling penting, pelanggan. Buatlah fokus untuk meninjau dan meminimalkan tugas dalam bisnis Anda.  

4. Tingkatan staf yang efektif

Saat penjulan menurun, salah satu target utama yang dirubah adalah pengurangan level staffing. Ini merupakan faktor biaya yang penting tapi harus hati-hati dalam menganalisa masing-masing bisnis. Jangan meremehkan potensi dan kebutuhan bisnis atau orang Anda.

5. Berjalan dan Berbicara

Budaya layanan pelanggan bermula dari atas. Semua tindakan dan kata-kata harus merefleksikan visi setiap orang yang ada dalam perusahaan. Dari kebijakan dan manual prosedur, program industri, memo dari kantor pusat dan kunjungan lapangan. Semua hal diatas tersebut harus merefleksikan mengutamakan pelanggan disetiap saat. 

6. Reward atas servis 

Mengenali kemampuan kinerja customer service Anda. Tentukan tujuan berdasarkan melebihi harapan pelanggan dan berikan reward pada staf yang berhasil mencapainya. Ini akan membangun kepercayaan diri, meningkatkan moral staf dan membantu membangun kompetisi yang sehat dalam tim Anda.  

Penulis: by Janelle Johnston adalah Direktur  ‘People Potential Recruitment and Training Solutions’ Australia.

Sumber:  www.peoplepotential.com.au  

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com