Membuat Radar Bisnis Digital dengan Snarfer & Twitter

Radar Militer VS Radar Bisnis

Secara teknis, Radar (Radio Detection and Ranging) merupakan sistem pendeteksi yang menggunakan gelombang elektromagnetik untuk menentukan jangkauan, ketinggian, arah, dan atau kecepatan objek yang dideteksinya. Ketika kita membicarakan radar, pikiran kita mungkin akan langsung tertuju ke antena besar yang sering kita lihat pada kapal induk atau sejenisnya. Sewaktu radar mendeteksi adanya sesuatu yang aneh, biasanya akan ada suara atau bunyi-bunyian khusus yang dikeluarkannya. Dengan cara ini, pemilik radar bisa segera mengambil keputusan terhadap sinyal yang ditangkap tersebut. Biarkan, respon atau hancurkan?! Nah lho ....

Dalam tulisan ini, tentu saja saya tidak akan mengajari Anda untuk membuat radar seperti definisi di atas. Apalagi untuk menghancurkan. Absolutely not! Radar yang akan kita rakit di sini adalah sebuah radar bisnis yang terbuat dari Snarfer & Twitter. Anda bisa menganalogikan Snarfer sebagai antena, sementara twitter di sini bisa kita asumsikan sebagai wilayah/zona tempat datangnya sinyal-sinyal yang berhubungan dengan bisnis Anda. Lalu sinyalnya itu sendiri apa? Sinyal di sini adalah query-query atau kata kunci khusus yang kita anggap terkait, baik secara langsung maupun tidak dengan bisnis kita.

Berkenalan dengan Snarfer

Tapi tunggu dulu .... Anda mungkin sudah akrab dengan twitter tapi belum tentu tahu apa itu Snarfer bukan? Snarfer sejatinya adalah aplikasi yang masuk ke dalam ketegori RSS Feed Reader atau RSS Aggregator. Sebuah aplikasi yang digunakan untuk membaca atau menangkap feed yang datang dalam format XML. Sampai saat tulisan ini dibuat, aplikasi yang berukuran kurang dari 1 MB ini bisa diunduh secara gratis via situs resminya; http://www.snarfer.com/.

Berikut langkah untuk membuat radar bisnis kita:

1. Unduh Snarfer.

Ayo jangan malu-malu juragan semua, sudah kecil ukurannya, Snarfer juga gratis lho. Insya Allah tidak ada ruginya menginstal aplikasi seperti ini di laptop atau PC kita. Cek di http://www.snarfer.com/

2. Instal Snarfer di laptop atau PC Anda.

Cara instalnya mudah sekali.

  • Klik dua kali master aplikasi Snarfer - biasanya terunduh dengan nama "snarfer.1.0.2.exe".
  • Tekan tombol "I agree" di jendela "license aggreement".
  • Lalu tekan tombol "Install". Checklist semua pilihan yang ada di jendela "Choose Install Location".
  • Tekan tombol "Finish".
  • Di jendela "Import from OPML file", unchecklist semua option. Lakukan dengan mengklik mouse Anda satu demi satu di setiap option yang sudah di-select. Jangan gunakan tombol "Unselect All" untuk melakukannya, karena biasanya tidak bekerja dengan baik.
  • Oke, selesai.
  • Di panel sebelah kiri Snarfer, Anda akan melihat ada tiga folder; eBay Searches, Keyword Watches, dan Web Searches. Saran saya, jika Anda terganggu Anda bisa menghapusnya. Tapi jika tidak, maka biarkan saja. Karena keberadaannya tidak akan mengganggu kinerja radar kita.


3. Time for the twitter.

Sebagai sumber sinyal, kita akan menggunakan fasilitas gratis yang ada di alamat http://search.twitter.com.

4. Pilih sinyal yang akan Anda lacak.

Hmmmm ... agar Anda lebih mudah menangkap istilah sinyal di sini. Saya akan menggunakan contoh warung angkring Pak Kumis yang sudah tersohor di dalam dua tulisan saya sebelumnya; twitter 1 dan twitter 2. Pak Kumis, selaku pemilik warung angkring Pak Kumis misalkan hendak membuat radar bisnis dengan bantuan Snarfer dan Twitter, maka sinyal yang mungkin hendak dipantaunya adalah segala sesuatu yang mungkin terkait dengan bisnis kulinernya, baik secara langsung maupun tidak.

Sinyal-sinyal yang mungkin menarik untuk dipantau oleh Pak Kumis antara lain tanpa tanda petik lho); "wisata kuliner", "angkring", "angkringan", "mak nyus", "harga beras", "pesta rakyat", "franchise kuliner", "food bazaar", "kuliner indonesia", "warung koboi", "sego kucing", "angkringan unik", "angkringan murah", "williamwwongso", "bondan winarno", "rudi choirudin", "lomba masak", dan sejenisnya.

5. Masukkan semua sinyal ini ke dalam search box di twitter search.

Bila semua sinyal sudah ditentukan, sekarang Anda harus memasukkan sinyal-sinyal tersebut ke dalam search box twiter search. Klik enter untuk melihat semua tweet yang mengandung sinyal-sinyal itu. Pada dasarnya, di tahap kelima ini, Anda saya minta untuk melakukan hal yang biasa Anda lakukan ketika hendak mencari sesuatu di Google. Masukkan query yang akan dicari, klik enter terus jadi deh.

6. Ambil feed hasil pencarian.

Setelah Anda mengklik enter, Twitter tidak hanya menampilkan hasil pencarian tok, tapi juga "feed for this query". Fitur ini terletak di sebelah kanan atas hasil pencarian. Kebetulan logonya yang berwarna orange juga hampir persis seperti simbol radar. Jadi tidak akan membuat Anda menelan obat sakit kepala. Insya Allah.

Tapi, logo ini diciptakan tidaklah untuk dipandangi semata. Untuk mengambil fungsinya, Anda harus mengklik kanan tepat di fitur itu, kemudian pilih "Copy link address" (jika Anda menggunakan Chrome) atau "Copy Link Location" (di Firefox).

7. Pindahkan sinyal itu ke Snarfer.

Oke, tampaknya kita benar-benar sudah hampir selesai. Sekarang bukalah (baca: run) Snarfer Anda. Klik icon " + " di bawah menu "File". Kemudian, pilih "feed", lalu perhatikan apa yang terjadi. Anda akan melihat sebuah jendela dengan field address yang sudah terisi dengan alamat feed yang barusan Anda salin dari twitter search tadi. Inilah salah satu kelebihan Snarfer ketimbang beberapa News Aggregator lain, kemampuan untuk mengenali feed tanpa harus menyalinnya secara manual melalui prosedur copy-paste.

Selanjutnya klik tombol "Next". Berikutnya di jendela yang baru, Anda diminta untuk memilih bagaimana cara Anda memperlakukan signal-signal yang sudah lama. Di sini ada tiga pilihan; (1) hanya tampilkan sinyal-sinyal terbaru, (2) simpan semua sinyal yang masuk di Snarfer, (3) simpan sinyal dalam jumlah tertentu.

Khusus untuk sinyal di twitter, favorit saya adalah opsi nomor satu. Ketika memilih opsi pertama, Anda hanya akan melihat sinyal terbaru. Benar-benar real time. Selama Anda masih terkoneksi ke internet.

8. Lalu tekan tombol Finish.

So, well done. I think that's your first signal on Snarfer!

Bila di waktu-waktu berikutnya Anda membutuhkan sinyal lain, Anda hanya perlu mengulangi prosedur nomor 4 - 7. Saya harap Anda bisa mengambil manfaat dari radar bisnis Anda ini. Insya Allah. Semoga keberkahan selalu tercurah untuk kita semua. Amin.

Di tulisan berikutnya, saya masih akan mencoba untuk membeberkan cara membuat radar bisnis. Tapi yang berbasis web. Kalau tertarik, tetap setia dengan pengusahamuslim.com ya.

 

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Majalah Pengusaha Muslim

Tulisan Terkait Lainnya

gadai_emas_dalam_tinjauan_islam.jpg

Gadai Emas dalam Sorotan - SEMINAR NASIONAL BANK SYARIAH - 24 Maret 2012

syarat_halalnya_jual_beli_kredit.jpg

Syarat Halalnya Jual Beli Kredit

hukum_MLM.jpg

Syarat MLM yang Halal

bisnis_keripik_singkong.jpg

Keripik Singkong dengan Pemasaran Unik

1 Komentar

  1. Elly Utami

    05.09.2011

    Akhi, OK bgt materinya.... Menulis terus y, biar byk yg tambah paham ilmunya....

Berikan Komentar









Tentang Pengusaha Muslim

PengusahaMuslim.com didirikan sejak tahun 2005, namun telah dilakukan pembaharuan dan lebih aktif sejak April 2008 bersamaan dengan pembentukan milis pengusaha-muslim di yahoogroups.com

Website PengusahaMuslim.com ini dibuat sebagai sarana informasi dan pembelajaran bagi pengusaha dan calon pengusaha muslim Indonesia.

© 2005-2011 PengusahaMuslim.com
Penyebaran konten diizikan dengan menyertakan sumber dan tidak untuk tujuan komersial.
All Rights Reserved.

Berlangganan Artikel

Silakan daftarkan email Anda untuk berlangganan artikel. Artikel terbaru akan langsung kami kirimkan via email Anda.