Langkah Dasar Memulai Toko Online

Banyak orang yang ingin memulai toko online, apakah toko baju, keranjang hadiah atau mainan di Web. Dengan mengambil contoh toko pakaian, berikut beberapa langkah dasar untuk membuat etalase toko online Anda:

1. Tentukan bisnis Anda.
Langkah paling awal adalah selalu tahu apa yang ingin Anda lakukan. Termasuk mengetahui jenis bisnis baju apa dan market yang Anda tuju (anak-anak, bayi, wanita atau pria). Pertimbangkan ceruk pasar yang ada – beberapa contoh toko baju online juga menyediakan baju wanita dengan ukuran besar, atau baju seragam atau baju kerja untuk ibu hamil. Lihat pesaing Anda (dan ada banyak lagi) dan pikirkan:
Apa yang membuat konsumen memilih toko Anda dibandingkan retailer baju seperti Gap.com atau toko besar seperti Amazon.com?

2. Melakukan riset pasar.
Memahami target konsumen Anda serta tahu pesaing Anda – siapa mereka, apa yang mereka lakukan dan bagaimana mereka menampilkan tokonya, bagaimana mereka memasarkan, apakah target pasar Anda membeli online dan dari mana. Berlangganan untuk publikasi seperti Internet Retailer untuk membantu Anda banyak belajar cara terbaik berjualan online dan apa yang dilakukan pada bisnis besar.

3. Memimpikan website Anda.
Tentukan fitur yang diinginkan pada website Anda. Keindahan Web akan mempermudah Anda untuk melakukan riset persaingan. Kunjungi situs pesaing utama Anda, termasuk situs bisnis besar. Mengapa menurut Anda website mereka bisa berjalan? Fitur apa saja yang mereka miliki yang menurut Anda juga perlu dimiliki? Berpikir layaknya pelanggan potensial dan lihat fitur mana yang membuat pengalaman berbelanja Anda menyenangkan? Ingatlah, bahkan detil terkecilpun bisa memberikan perbedaan dalam hal harga dan penjualan — misal mulai dari warna, Tambahkan hingga tombol Keranjang sampai pada promosi dan elemen di homepage. Tentu saja, bisnis besar seperti Amazon.com memiliki kantong yang secara signifikan lebih dalam daripada yang Anda miliki, tapi pertimbangkan level personalisasi dan kustomisasi yang dibuat situs ini.

Membagi daftar fitur yang benar-benar harus Anda miliki (misal Foto, salinan, dan sebagainya) sampai pada fitur yang baik-untuk dimiliki- tapi- belum-ada-dana-untuk itu-saat ini. Saat Anda menentukan fitur yang harus dimiliki, mulai belanja untuk penyedia e-commerce yang paling banyak penawaran, jika tidak, apa yang Anda butuhkan.

4. Menulis business plan.
Business plan penting untuk membantu Anda memikirkan bisnis Anda – siapa target pasar Anda, apa yang ingin Anda capai dengan situs Anda, bagaimana Anda memasarkan produk, teknologi apa yang Anda butuhkan untuk mencapai tujuan Anda, dimana Anda akan mendapatkan sumber produk Anda atau bagaimana Anda akan membuat item tersebut, dan seberapa besar sumber yang perlu Anda miliki. Anda tidak harus menulis tesis atau business plan yang formal – kecuali Anda mencari pinjaman finansial atau investor.

5. Mengelola modal awal Anda.
Jika menurut Anda ide Anda bisa dilakukan, maka ini adalah saat memulainya. Jika Anda butuh mengajukan pinjaman, siapkan business plan. Jika Anda punya tabungan atau meminjam keluarga atau teman, business plan ini opsional tapi bisa membantu Anda menelaah bisnis.

6. Menentukan platform e-commerce apa yang akan digunakan dalam penjualan online.
Anda memiliki beberapa opsi dalam membangun toko online. Anda bisa membangun sistem Anda sendiri, memilih dan menambahkan elemen diri Anda sendiri. Atau Anda juga bisa membeli paket solusi dimana provider telah memilihkan elemen-elemen yang Anda butuhkan. Pastikan untuk menimbang pro dan kontra termasuk skalabilitas dan ruang untuk pertumbuhan:

  • Menciptakan website e-commerce Anda.
  • Menjual di pasar online seperti eBay atau Etsy dan membuat etalase toko dari pasar ini.
  • Menggunakan provider e-commerce seperti Yahoo Stores.

Dengan website e-commerce Anda dan menggunakan fungsi e-commerce yang dikembangkan sendiri, Anda mendapatkan fitur yang benar-benar Anda butuhkan. Plus, Anda harus mengendalikan seberapa sering dan kapan Anda harus mengupgrade sistem Anda. Sisi buruknya adalah, biaya yang mahal, terlebih juka Anda terus melakukan penambahan.

7. Mulai proses legal dan peraturan. Daftarkan bisnis Anda dan nama yang digunakan (menjalankan bisnis sebagai), mendapatkan ijin menjual dari wilayah Anda, mengumpulkan jadwal pelaporan untuk pajak, tentukan struktur legal bisnis Anda (misal: Agen tunggal, LLC, S. Corp, C. Corp, dan sebagainya)

Perhatikan bahwa beberapa pameran perdagangan akan memberikan Anda ijin jika Anda bisa membuktikan bahwa Anda bagian dari industri - yang artinya Anda memiliki ijin usaha yang ditunjukkan pada mereka.

8. Mengatur supplier – dimana Anda akan mendapatkan barang. Mungkin Anda tidak bisa menyusun akun pada tahap ini tanpa ijin penjual, tapi setidaknya tahu siapa mereka. Menghadiri pameran busana sehingga Anda bisa bertemu penghasil dan pemain industri lainnya secara personal. Gunakan pasar B2B seperti Alibaba.com jika Anda mempertimbangkan mencari produsen atau suplier internasional.

9. Mulai mengerjakan website. Mendapatkan semua elemen yang Anda butuhkan untuk menjalankan toko online Anda berdasarkan platform sebelum Anda memutuskan menggunakannya untuk e-commerce Anda. Yang paling mendasar, Anda harus bisa menunjukkan produk/jasa Anda (katalog), mengambil pesanan (keranjang belanja), dan pembayaran (sistem pembayaran).

10. Menentukan bagaimana menerima pembayaran. Mendaftar akun merchant atau menentukan opsi pembayaran atau kombinasi pembayaran yang ditawarkan pada pelanggan Anda. Berikut sejumlah opsi untuk membantu Anda dalam menerima pembayaran e-commerce Anda:

  • Prosesor kartu kredit (American Express, Visa, Mastercard, Discover, dsb) seperti Cardservice International atau Merchants Account Express atau Worldpay di Europe.
  • Paypal.
  • Google Checkout.

11. Mendesain website Anda. Mengumpulkan situs website. Putuskan penampilan dan apa yang Anda inginkan, serta pertimbangan estetika:

  • Menggunakan jasa web designer/programmer untuk membuat situs Anda, jika diperlukan
  • Menggunakan fotografer untuk mengambil gambar produk Anda, jika dibutuhkan
  • Menyewa copywriter untuk menuliskan copy sales dan website termasuk deskripsi barang Anda, jika dibutuhkan.

12. Menentukan mekanisme pengiriman dan pemenuhan. Saat Anda menjual produk secara online, pengiriman dan pemenuhan adalah elemen kunci yang harus Anda rencanakan dari awal. Beberapa pertimbangan yang harus Anda pikirkan adalah:

  • Apakah memenuhinya dari tempat Anda atau menggunakan pihak ketiga?
  • Apa target pemenuhan Anda dan biaya kirim per order?
  • Apakah Anda akan menggunakan software pemesanan dan pemenuhan yang terintegrasi?
  • Apakah Anda membutuhkan gudang?
  • Strategi pengiriman apa yang Anda gunakan? Misalnya, termasuk ongkos kirim untuk jumlah pemesanan tertentu, bebas biaya pengiriman barang kecuali barang dengan harga yang tinggi, dikenakan ongkos kirim tapi dengan harga yang lebih rendah, biaya pengiriman yang flat seperti overstock.
  • Apakah Anda memungkinkan pengaturan drop shipping dengan manufaktur?
  • Perusahaan pengiriman apa yang Anda gunakan?

13. Mempelajari hukum dan peraturan yang terkait dengan e-commerce. Ada sejumlah peraturan penting yang perlu Anda ketahui dan ikuti, seperti:

  • Standar keamanan data seperti dalam PCI Compliance Guide http://www.pcicomplianceguide.org/pcifaqs.php
  • Panduan FTC dalam persetujuan dan testimoni iklan http://www.ftc.gov/opa/2009/10/endortest.shtm

14. Merencanakan strategi pemasaran Anda

  • Pastikan Anda melakukan analisa web di situs Anda, menentukan tujuan dan matrik yang jelas untuk memahami ROI Anda dengan baik.
  • Bagaimana memasarkan melalui search engine dan apakah Anda membutuhkan seseorang untuk mengoptimalkan website Anda dan melakukan iklan pay per click
  • Tentukan apakah Anda harus merekrut PR untuk membantu Anda meningkatkan publisitas Anda.
  • Pertimbangkan apakah Anda akan menggunakan kupon untuk menarik pelanggan pertama kali dan agar mereka kembali lagi ?
  • Pikirkan bagaimana Anda bisa menggunakan email untuk mempromosikan toko Anda dan menarik pelanggan agar kembali berbelanja ke toko Anda.
  • Tentukan bagaimana Anda bisa menggunakan video pada situs Anda, apakah untuk mengedukasi kustomer mengenai produk Anda atau menunjukkan bagaimana menggunakan produk Anda.
  • Mempelajari media dan marketing sosial dan bagaimana menggunakan Twitter, Facebook, Stumbleupon, dan sebagainya yang bisa membantu bisnis Anda.

15. Melindungi bisnis Anda. Mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi toko online Anda, terlebih dari:

  • Hacker yang bisa membobol sistem keamanan toko online Anda dan mengurangi kepercayaan pelanggan Anda.
  • Waspada dengan order yang curang dan pastikan Anda menggunakan pencegahan seperti verifikasi CVV, alamat, dan bahkan blokir order dari negara tertentu.

Oleh: Isabel Isidro

(Cat: Diterbitkan 20 Maret 2007, dan diupdate 12 November 2009)

Sumber: www.powerhomebiz.com

Artikel: pengusahamuslim.com

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com

Kategori: Bisnis Internet

Majalah Pengusaha Muslim

Tulisan Terkait Lainnya

Cara_Sederhana_Berwirausaha.jpg

Cara Sederhana Berwirausaha

Akad_Mengikat_dan_Tidak_Mengikat.jpg

Akad Mengikat dan Tidak Mengikat

fishlicious2.jpg

5 Logo Restaurant Inspiratif untuk Pemilik Rumah Makan (Selesai)

fisih2.jpg

5 Logo Restaurant Inspiratif untuk Pemilik Rumah Makan (Bagian 1)

26 Komentar

  1. Yudi

    30.07.2010

    Bagaimana jika kt ingin memulainya tdk dgn website .com tp menggunakan blog? apakah blog ini sama efektifnya? lalu bgm menjalin kerjasama dgn kartu kredit or debet u/ pembayaran cust.? terimakasih.
  2. membuatwebsitescom

    31.07.2010

    Membuat website toko online memang gampang-gampang susah. Susah jika belum bisa, gampang jika sudah terbiasa dan tahu caranya. Sukses terus buat KPMI !
  3. yusuf

    01.08.2010

    assalamu'alaikum. bolehkah membuat toko online ? ana punya banyak brosur, membuat toko online dan tdk punya stock barang, kalau ada peminat/pembelian baru ana beli/ambil barang dari distributor ? menerapkan sistem diskon, kalau membeli lebih banyak ana kasih diskon lebih besar, apakah ini termasuk 2 harga? mohon pencerahannya. jazakalloh khoir.
  4. Robby Irawan

    03.08.2010

    @Bapak YUSUF jika Bapak memiliki brosur2 dan barang tidak dalam keadaan ready stock, lebih baik Bapak menggunakan website dengan jenis online catalogue saja. karena website catalogue ini berbeda dengan online shop. di online shop terdapat sistem belanja yg kompleks, seperti kereta belanja, sistem pembayaran, penghitungan total biaya, dll. sedangkan untuk website catalogue Bapak hanya perlu menampilkan gambar2 produk beserta dengan info/deskripsi produk ybs. Robby http://www.bohlamcreative.com
  5. Robby Irawan

    03.08.2010

    @Bapak YUDI sah2 saja jika menggunakan Blog, FB atau fasilitas Internet gratisan lainnya. tp dengan memiliki website sendiri (dengan domain pribadi) hal ini bisa meningkatkan TRUST pelanggan. image perusahaan Bapak akan meningkat, tidak terkesan pebisnis pemula yg tidak mau ambil resiko (maaf, pemula memang lebih memilih menggunakan yg gratis2). untuk kerjasama pembayaran dengan kartu kredit tentunya Bapak harus menghubungi bank ybs. Robby http://www.bohlamcreative.com
  6. Rizal syarifuddin

    05.08.2010

    Dari blog juga bisa ngk ada masalah, yang penting kita bisa meyakinkan calon pelanggan kita. intinya data2 harus lengkap, dari alamat, no telp dan lain sebagainya. visit : www.rizalsyarifuddin.com
  7. roesnandar

    08.08.2010

    membuat toko online bagi yang sudah mengerti/bisa membuatnya, tidak memerlukan modal yang besar, tapi kalau orang masih awam tetap saja keluar biaya, mau pakai jasa WEB design tentu harus bayar jasa, mau bikin sendiri siap-siap saja banyk beli buku ,searching internet plus butuh waktu banyak tuk belajar, dan itupun baru tahap awal. Sukses buat semua, SEMANGAT!
  8. ngatijo

    20.08.2010

    assalamu'alaikum wr.wb. saya sudah sejak lama sangat ingin membuat toko online, ini sekarang saya sedang mempersiapkan semua. kebetulan saya rencana bergerak dalam perdagangan buku2 eklusif serta butik gamis.mungkin saya bisa mohon diberikan saran dan arahan dari bapak/ibu anggota pengusaha muslim ini...karena saya benar2 pemula.terimakasih banyak sebelumnya. bisa hub saya di nmr 081904163767.ngatijo.
  9. ummu abdillah

    19.08.2010

    saya juga sedang mau coba-coba usaha dengan buka toko online. tapi karena masih trial, saya pikir mau pakai blog yang gratisan. kalau nanti bisa berkembang, inginnya pindah ke yang berbayar. atau baiknya bagaimana, ya?
  10. susanto projo

    17.09.2010

    Ini menambah pengetahuan saya bagaimana membuat toko online, dan sya ingin membuat toko online untk jenis manequin. Mohon saran dari siapa saja yang lebih tahu dan pengalaman
  11. Bambang

    01.11.2010

    sekarang emang udah jamannya serba onlaine,era digital,konsumen serba mudah dalam mendptkan barang,..ada suatu masa nanti orang pada tidak kemana2 untuk mencari segala sesuatu yang dibutuhkan,..siipp,mari dukung on line yang ber etika,dan berhati nurani.bambang www.rumahyogya.com
  12. Rudi saputra

    09.05.2011

    Buat lah sesimple mungkin pos2 pengeluaran bagi pemula tdk semua point2 di atas perlu di pakai masih banyak alternatif lain
  13. DK

    28.12.2010

    saya sudah coba untuk membuat web toko online sendiri, otodidak gitu deh, tapi gak gampang ya. tapi yakin aja, ini proses yang harus dilalui. kesuksesan selalu menghampiri siapa saja yang menjemputnya. bravo pengusaha muslim!
  14. Heni Rahmania

    18.01.2011

    Ass wr wb Alhamdulillah..di era cyber seperti ini..saya jadi tertarik bisnis online ttg buku-buku Islam. Selain menjangkau pasar yang lebih luas...juga bisa mengisi waktu luang dengan sangat efektif...apalagi hasilnya lumayan juga... ya setidaknya bisa buat website sendiri, meskipun saya termasuk kategori yg 'gaptek' wassalam heni www.islamicmodernbooks.com
  15. Abu Abdullah

    04.02.2011

    Sepertinya artikel terjemahan diatas terlalu 'Luar Negeri' dan saya pikir di Indonesia belum terlalu 'tinggi' traffic penjualan Online-nya. Mungkin diperlukan pembahasan 'jualan online' yang sederhana dulu, mengingat kondisi di Indonesia yang sebagian besar penduduknya belum 'familier' dengan internet.
  16. doni

    08.02.2011

    terima kasih bro... infonya sangat bermanfaat sekali.
  17. Dian Prastya

    27.02.2011

    sodaraku sekalian. bisnis dengan mengunakan website(e-commerce)sangat menguntungkan jika benar2 ada solusi transaksinya.menurut pengamatan saya 4 tahun terakhir ini transaksi online sedikit demi sedikit mulai baik namun transaksi itu hanya berada pada 1 website saja.sebenarnya lebih bagus itu transaksi online tidak tergantung dengan 1 tempat online.alangkah baiknya memiliki website sendiri.sehingga perputaran pengusaha dapat tumbuh rata.pengusaha jasa pembuatan web untung pemilik web jga untung
  18. diko

    12.03.2011

    @mas abu: mas, indonesia memang belum banyak traffic perdgangan online nya seperti amerika, tetapi indonesia pasar yang potensial, dan tiap tahun perdagangan online selalu naik tajam, itu membuktikan bahwa indonesia memang potensial, kalo gak potensial gak mungkin e-bay dan rakuten buka lapak di indonesia.mereka meyakini indonesia pasar potensial dan sudah mulai naik secara eksponen nilai penjualan dan tingkat pemainnya.coba cek log saya di www.astawama.blogspot.com ,pilih bagian e-commerce,mksh
  19. Yusuf Irzan

    18.03.2011

    kalo boleh menambahkan, kalo anda tidak mampu bayar designer web, anda mungkin bisa belajar membangun toko online sendiri. di internet banyak sekali tutorial mengenai hal ini. atau anda bisa mencari buku2 di toko buku. memang dibutuhkan waktu untuk belajar, tapi percayalah, jika anda bisa membuat sendiri, anda akan menghemat biaya.
  20. sri sulastri

    20.03.2011

    Assalamu'alaikum Salam Ukhuwah, Betul sekali apa yang dipaparkan dalam artikel di atas. semua langkah-langkahnya sudah saya ikuti dan berhasil. Silahkan klik contoh Toko online di bawah ini: www.rumahmuslimhasanah.com www.tokosyaamilquran.com
  21. iqbal

    31.07.2011

    buat toko online
  22. mustofa

    19.08.2011

    ya kalau bisa pakai gratis dulu . bila sudah siap buat toko online
  23. mustofa

    19.08.2011

    ya buat latian cari yang gratis dulu
  24. sri

    29.09.2011

    Asalamualaikum,saya pengrajin handicraft ingin sekali punya toko on line,kira2 berapa biaya yg harus saya keluarkan untuk membuat toko on line?syukron katsiron
  25. mila

    03.10.2011

    Assalam. Saya mau tanya bagaimana caranya memulai bisnis online untuk gambar2 rumah. Suami saya arsitek dan punya banyak desain yg dia buiat. Saya ingin memasarkannya. Apa yg harus saya mulai dulu. Terimakasi.
  26. dika

    25.11.2011

    assalamulaikum...benar dgn kata2mas Rudi untuk pemula tdk pelu mengikuti smua point2yg diatas,krn tdk smua mempunyai modal yg besar. memulai toko online dgn menggunakan web,bsa menggunakan jasa aplikasi joomla.

Berikan Komentar









Tentang Pengusaha Muslim

PengusahaMuslim.com didirikan sejak tahun 2005, namun telah dilakukan pembaharuan dan lebih aktif sejak April 2008 bersamaan dengan pembentukan milis pengusaha-muslim di yahoogroups.com

Website PengusahaMuslim.com ini dibuat sebagai sarana informasi dan pembelajaran bagi pengusaha dan calon pengusaha muslim Indonesia.

© 2005-2011 PengusahaMuslim.com
Penyebaran konten diizikan dengan menyertakan sumber dan tidak untuk tujuan komersial.
All Rights Reserved.

Berlangganan Artikel

Silakan daftarkan email Anda untuk berlangganan artikel. Artikel terbaru akan langsung kami kirimkan via email Anda.