Doa Minta Dunia Yang Tercela


Doa Minta Dunia Yang Tercela

Kita tahu bahwa berdoa adalah perkara ibadah yang dituntunkan oleh Allah dan rasul-Nya. Doa-doa yang kita panjatkan baik perkara dunia maupun perkara akhirat adalah kebutuhan rohani kita, tetapi ada sebuah perkara dimana kita berdoa menjadi sangat tercela tatkala doa meminta dunia semata dan mengesampingkan perkara akhirat.

فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ (200)

Allah berfirman yang artinya, “Diantara manusia ada orang yang berdoa 'wahai rabb kami berilah kepada kami kenikmatan di dunia' dan tidak ada bagian baginya di akherat” [QS al Baqarah:200].

Dalam ayat di atas Allah mencela orang yang tidak berdoa kepada Allah kecuali sekedar kenikmatan duniawi dan tidak memohon hal hal yang berkaitan dengan agama.

Celaan kepada orang yang hanya meminta dunia kepada Allah ini mencakup dua hal.

Pertama, hanya meminta dunia dengan lisan semisal lulus ujian sekolah, mendapatkan pekerjaan, rizki yang berlimpah, mobil yang wah, rumah yang mewah dll

Kedua, hanya meminta dunia dengan sikapnya. Artinya secara lisan dia meminta dunia dan agama kepada Allah. Akan tetapi kondisi hatinya ketika doa minta dunia kontras dengan kondisi hatinya ketika minta kenikmatan akherat.

Ketika berdoa kepada Allah meminta nikmat dunia orang tersebut demikian khusyu, konsentrasi dan fokus. Apa yang diucapkan oleh lisan sejalan dengan apa yang dipikirkan oleh hati.

Lain halnya ketika berdoa minta kenikmatan akherat semisal meminta surga dan berlindung dari akherat dia sama sekali tidak fokus dan konsentrasi sehingga apa yang diucapkan oleh lisan berbeda dengan apa yang dipikirkan oleh hati. Lisannya meminta surga namun hatinya memikirkan tokonya, sawahnya atau ternaknya.

Dua sikap di atas adalah bentuk berdoa minta dunia kepada Allah yang tercela.

Referensi:

Tafsir Surat al Baqarah karya Ibnu Utsaimin jilid 2 hal 433 terbitan Dar Ibnul Jauzi, Damam KSA, cet pertama 1423 H.

comments


nikimura